Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Anda bilang: Tolong ubah rilis berita berikut menjadi artikel media online yang segar, informatif, dan SEO-friendly. Gunakan gaya jurnalistik modern yang ringkas, padat, dan humanis. Buatkan juga: 1. Judul artikel (clickable & mengandung kata kunci) 2. Naskah berita / arikel untuk media online dengan dateline yang di Bold, buat naskah berita lengkap dengan struktur jurnalistik (5W+1H) yang dibuat mengalir agar enak dibaca dan Jangan ada tab saat tanda kutip, 4. Meta description SEO (maksimal 160 karakter) 5. Tagar SEO-friendly (maksimal 10 tagar, tambahkan tanda #diawal dan pakai koma diakhir tagar) Berikut rilis beritanya : Lumajang, InfoPublik – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Stadion Semeru, Selasa (23/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, sebagai pengingat pentingnya semangat kebangsaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Sebagai Inspektur Upacara, Bupati Indah Amperawati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa bela negara merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan, kedaulatan, dan kemajuan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. Dalam sambutannya, Indah Amperawati menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara setiap 19 Desember bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Setiap 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Dari peristiwa itu kita belajar bahwa semangat bela negara adalah kekuatan utama yang menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai bela negara harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan tantangan zaman, agar generasi penerus tidak kehilangan jati diri dan semangat kebangsaan. Bupati Lumajang menekankan bahwa ancaman terhadap negara kini tidak hanya berbentuk militer konvensional, tetapi juga rivalitas geopolitik, krisis energi dan pangan, disrupsi teknologi, hingga penyalahgunaan informasi digital. “Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia. Bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa ancaman nonfisik seperti perang siber, radikalisme, dan dampak bencana alam juga menjadi tantangan nyata bagi ketahanan nasional. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan menghadapi perubahan global. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lumajang juga mengajak seluruh peserta upacara untuk menumbuhkan empati dan solidaritas nasional, khususnya bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah terdampak bencana alam. “Tanpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi fondasi penting yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ungkapnya. Aceh dikenal sebagai Daerah Modal perjuangan republik, Sumatera Utara dengan semangat Medan Area, dan Sumatra Barat sebagai tempat berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang menyelamatkan eksistensi republik pada masa kritis. Indah Amperawati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Bela Negara sebagai panggilan untuk mewujudkan cinta tanah air dalam tindakan nyata. “Mulai dari membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan ujaran kebencian, memperkuat ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,” pesannya. Ia menegaskan bahwa bela negara di era modern adalah tanggung jawab setiap warga, sesuai kapasitas dan peran masing-masing. “Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkas Indah Amperawati. (MC Kab. Lumajang/Ad/An-m) ChatGPT bilang: Berikut artikel media online yang telah disusun ulang sesuai permintaan—ringkas, informatif, humanis, dan SEO-friendly: Bupati Lumajang Pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77, Tegaskan Bela Negara Tanggung Jawab Bersama LUMAJANG – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Stadion Semeru, Selasa (23/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, sebagai pengingat pentingnya semangat kebangsaan di tengah dinamika global yang kian kompleks. Dalam upacara tersebut, Indah Amperawati bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat itu ditegaskan bahwa bela negara merupakan fondasi utama untuk menjaga keutuhan, kedaulatan, serta kemajuan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. Bupati Lumajang menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara setiap 19 Desember bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Setiap 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Dari peristiwa itu kita belajar bahwa semangat bela negara adalah kekuatan utama yang menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujar Indah Amperawati. Ia menekankan bahwa nilai-nilai bela negara harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman agar generasi penerus tidak kehilangan jati diri dan semangat kebangsaan. Menurutnya, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi terbatas pada militer konvensional. Tantangan global seperti rivalitas geopolitik, krisis energi dan pangan, disrupsi teknologi, hingga penyalahgunaan informasi digital menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi bersama. “Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia. Bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia juga menyoroti ancaman nonfisik seperti perang siber, radikalisme, serta dampak bencana alam yang memengaruhi ketahanan nasional. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan ketangguhan dalam menghadapi perubahan global. Pada kesempatan yang sama, Bupati Lumajang mengajak seluruh peserta upacara menumbuhkan empati dan solidaritas nasional, khususnya bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah terdampak bencana alam. “Tanpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi fondasi penting yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa Aceh dikenal sebagai Daerah Modal perjuangan republik, Sumatera Utara dengan semangat Medan Area, serta Sumatera Barat sebagai tempat berdirinya PDRI yang menyelamatkan eksistensi republik pada masa kritis. Mengakhiri sambutannya, Indah Amperawati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Bela Negara sebagai panggilan untuk mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata. “Mulai dari membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan ujaran kebencian, memperkuat ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,” pesannya. Ia menegaskan bahwa bela negara di era modern merupakan tanggung jawab setiap warga negara sesuai dengan kapasitas dan perannya masing-masing. “Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya. (MC Kab. Lumajang) Meta Description (SEO) Bupati Lumajang Indah Amperawati pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77, tekankan bela negara sebagai tanggung jawab bersama di era modern. Tagar SEO-Friendly #HariBelaNegara, #BupatiLumajang, #IndahAmperawati, #BelaNegara, #IndonesiaMaju, #NKRI, #UpacaraBelaNegara, #Lumajang, #SemangatKebangsaan, #InfoPublik, Jika ingin disesuaikan lagi untuk media tertentu atau dipadatkan versi hard news, tinggal bilang 👍 Anda bilang: Tolong ubah rilis berita berikut menjadi artikel media online yang segar, informatif, dan SEO-friendly. Gunakan gaya jurnalistik modern yang ringkas, padat, dan humanis. Buatkan juga: 1. Judul artikel (clickable & mengandung kata kunci) 2. Naskah berita / arikel untuk media online, buat naskah berita lengkap dengan struktur jurnalistik (5W+1H) yang dibuat mengalir agar enak dibaca dan Jangan ada tab saat tanda kutip, 4. Meta description SEO (maksimal 160 karakter) 5. Tagar SEO-friendly (maksimal 10 tagar, tambahkan tanda #diawal dan pakai koma diakhir tagar) Berikut rilis beritanya : Siak, InfoPublik – Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Siak agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan serta menghindari berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keamanan lingkungan. Bupati Afni menegaskan bahwa masyarakat diharapkan tidak menggelar perayaan yang bersifat hura-hura, melanggar norma hukum dan agama, maupun aktivitas yang menimbulkan kerumunan massa. “Kita ingin malam pergantian tahun dijalani dengan tertib, aman, dan penuh keprihatinan, terutama di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera,” ujar Afni, Kamis (25/12/2025). Bupati Siak juga meminta para camat, lurah, dan penghulu untuk menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Masyarakat diminta tidak menggelar pesta perayaan, meniup terompet, menghadirkan hiburan musik, menyalakan petasan atau kembang api, melakukan konvoi kendaraan bermotor, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan. Selain itu, Afni mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dengan saling tolong-menolong dan bahu-membahu membantu warga yang terdampak bencana alam, sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan. Sebagai alternatif perayaan, Bupati Afni menginstruksikan para camat untuk berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan (Upika) guna melaksanakan kegiatan keagamaan pada malam pergantian tahun, seperti doa bersama, ceramah agama, atau tabligh akbar. “Kegiatan keagamaan minimal dilaksanakan di masjid kecamatan dengan melibatkan pengurus rumah ibadah, tokoh masyarakat, unsur pemuda, dan kaum perempuan,” jelasnya. Kemudian, ia juga mengimbau agar perayaan Natal di Kabupaten Siak diisi dengan doa bagi masyarakat di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana alam. Ia menyampaikan bahwa perayaan Natal tersebut dihadiri banyak warga asal Tapanuli, yang daerahnya saat ini tengah menghadapi musibah. “Saya mohon, di tengah sukacita Natal ini, jangan lupa sisipkan doa untuk saudara-saudara kita di tanah kelahiran agar diberi kesabaran dan kesehatan,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa keberagaman agama di Indonesia harus dijaga sebagai kekuatan pemersatu. “Saya hadir sebagai bukti bahwa perbedaan bukanlah pemisah. Justru perbedaan adalah kekuatan, kebersamaan, dan persaudaraan kita,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan akan terus dihadapi masyarakat ke depan, namun dengan persatuan dan tanpa sekat perbedaan, seluruh persoalan dapat dilalui bersama. (DP07/MC Kabupaten Siak) ChatGPT bilang: Berikut artikel media online yang telah disusun ulang sesuai permintaan—segar, informatif, humanis, dan SEO-friendly: Bupati Siak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana dan Tertib
Berita Unggulan

Anda bilang: Tolong ubah rilis berita berikut menjadi artikel media online yang segar, informatif, dan SEO-friendly. Gunakan gaya jurnalistik modern yang ringkas, padat, dan humanis. Buatkan juga: 1. Judul artikel (clickable & mengandung kata kunci) 2. Naskah berita / arikel untuk media online dengan dateline yang di Bold, buat naskah berita lengkap dengan struktur jurnalistik (5W+1H) yang dibuat mengalir agar enak dibaca dan Jangan ada tab saat tanda kutip, 4. Meta description SEO (maksimal 160 karakter) 5. Tagar SEO-friendly (maksimal 10 tagar, tambahkan tanda #diawal dan pakai koma diakhir tagar) Berikut rilis beritanya : Lumajang, InfoPublik – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Stadion Semeru, Selasa (23/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, sebagai pengingat pentingnya semangat kebangsaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Sebagai Inspektur Upacara, Bupati Indah Amperawati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa bela negara merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan, kedaulatan, dan kemajuan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. Dalam sambutannya, Indah Amperawati menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara setiap 19 Desember bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Setiap 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Dari peristiwa itu kita belajar bahwa semangat bela negara adalah kekuatan utama yang menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai bela negara harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan tantangan zaman, agar generasi penerus tidak kehilangan jati diri dan semangat kebangsaan. Bupati Lumajang menekankan bahwa ancaman terhadap negara kini tidak hanya berbentuk militer konvensional, tetapi juga rivalitas geopolitik, krisis energi dan pangan, disrupsi teknologi, hingga penyalahgunaan informasi digital. “Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia. Bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa ancaman nonfisik seperti perang siber, radikalisme, dan dampak bencana alam juga menjadi tantangan nyata bagi ketahanan nasional. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan menghadapi perubahan global. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lumajang juga mengajak seluruh peserta upacara untuk menumbuhkan empati dan solidaritas nasional, khususnya bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah terdampak bencana alam. “Tanpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi fondasi penting yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ungkapnya. Aceh dikenal sebagai Daerah Modal perjuangan republik, Sumatera Utara dengan semangat Medan Area, dan Sumatra Barat sebagai tempat berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang menyelamatkan eksistensi republik pada masa kritis. Indah Amperawati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Bela Negara sebagai panggilan untuk mewujudkan cinta tanah air dalam tindakan nyata. “Mulai dari membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan ujaran kebencian, memperkuat ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,” pesannya. Ia menegaskan bahwa bela negara di era modern adalah tanggung jawab setiap warga, sesuai kapasitas dan peran masing-masing. “Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkas Indah Amperawati. (MC Kab. Lumajang/Ad/An-m) ChatGPT bilang: Berikut artikel media online yang telah disusun ulang sesuai permintaan—ringkas, informatif, humanis, dan SEO-friendly: Bupati Lumajang Pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77, Tegaskan Bela Negara Tanggung Jawab Bersama LUMAJANG – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Stadion Semeru, Selasa (23/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, sebagai pengingat pentingnya semangat kebangsaan di tengah dinamika global yang kian kompleks. Dalam upacara tersebut, Indah Amperawati bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat itu ditegaskan bahwa bela negara merupakan fondasi utama untuk menjaga keutuhan, kedaulatan, serta kemajuan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. Bupati Lumajang menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara setiap 19 Desember bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Setiap 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Dari peristiwa itu kita belajar bahwa semangat bela negara adalah kekuatan utama yang menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujar Indah Amperawati. Ia menekankan bahwa nilai-nilai bela negara harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman agar generasi penerus tidak kehilangan jati diri dan semangat kebangsaan. Menurutnya, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi terbatas pada militer konvensional. Tantangan global seperti rivalitas geopolitik, krisis energi dan pangan, disrupsi teknologi, hingga penyalahgunaan informasi digital menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi bersama. “Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia. Bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia juga menyoroti ancaman nonfisik seperti perang siber, radikalisme, serta dampak bencana alam yang memengaruhi ketahanan nasional. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan ketangguhan dalam menghadapi perubahan global. Pada kesempatan yang sama, Bupati Lumajang mengajak seluruh peserta upacara menumbuhkan empati dan solidaritas nasional, khususnya bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah terdampak bencana alam. “Tanpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi fondasi penting yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa Aceh dikenal sebagai Daerah Modal perjuangan republik, Sumatera Utara dengan semangat Medan Area, serta Sumatera Barat sebagai tempat berdirinya PDRI yang menyelamatkan eksistensi republik pada masa kritis. Mengakhiri sambutannya, Indah Amperawati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Bela Negara sebagai panggilan untuk mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata. “Mulai dari membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan ujaran kebencian, memperkuat ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,” pesannya. Ia menegaskan bahwa bela negara di era modern merupakan tanggung jawab setiap warga negara sesuai dengan kapasitas dan perannya masing-masing. “Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya. (MC Kab. Lumajang) Meta Description (SEO) Bupati Lumajang Indah Amperawati pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77, tekankan bela negara sebagai tanggung jawab bersama di era modern. Tagar SEO-Friendly #HariBelaNegara, #BupatiLumajang, #IndahAmperawati, #BelaNegara, #IndonesiaMaju, #NKRI, #UpacaraBelaNegara, #Lumajang, #SemangatKebangsaan, #InfoPublik, Jika ingin disesuaikan lagi untuk media tertentu atau dipadatkan versi hard news, tinggal bilang 👍 Anda bilang: Tolong ubah rilis berita berikut menjadi artikel media online yang segar, informatif, dan SEO-friendly. Gunakan gaya jurnalistik modern yang ringkas, padat, dan humanis. Buatkan juga: 1. Judul artikel (clickable & mengandung kata kunci) 2. Naskah berita / arikel untuk media online, buat naskah berita lengkap dengan struktur jurnalistik (5W+1H) yang dibuat mengalir agar enak dibaca dan Jangan ada tab saat tanda kutip, 4. Meta description SEO (maksimal 160 karakter) 5. Tagar SEO-friendly (maksimal 10 tagar, tambahkan tanda #diawal dan pakai koma diakhir tagar) Berikut rilis beritanya : Siak, InfoPublik – Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Siak agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan serta menghindari berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keamanan lingkungan. Bupati Afni menegaskan bahwa masyarakat diharapkan tidak menggelar perayaan yang bersifat hura-hura, melanggar norma hukum dan agama, maupun aktivitas yang menimbulkan kerumunan massa. “Kita ingin malam pergantian tahun dijalani dengan tertib, aman, dan penuh keprihatinan, terutama di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera,” ujar Afni, Kamis (25/12/2025). Bupati Siak juga meminta para camat, lurah, dan penghulu untuk menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Masyarakat diminta tidak menggelar pesta perayaan, meniup terompet, menghadirkan hiburan musik, menyalakan petasan atau kembang api, melakukan konvoi kendaraan bermotor, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan. Selain itu, Afni mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dengan saling tolong-menolong dan bahu-membahu membantu warga yang terdampak bencana alam, sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan. Sebagai alternatif perayaan, Bupati Afni menginstruksikan para camat untuk berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan (Upika) guna melaksanakan kegiatan keagamaan pada malam pergantian tahun, seperti doa bersama, ceramah agama, atau tabligh akbar. “Kegiatan keagamaan minimal dilaksanakan di masjid kecamatan dengan melibatkan pengurus rumah ibadah, tokoh masyarakat, unsur pemuda, dan kaum perempuan,” jelasnya. Kemudian, ia juga mengimbau agar perayaan Natal di Kabupaten Siak diisi dengan doa bagi masyarakat di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana alam. Ia menyampaikan bahwa perayaan Natal tersebut dihadiri banyak warga asal Tapanuli, yang daerahnya saat ini tengah menghadapi musibah. “Saya mohon, di tengah sukacita Natal ini, jangan lupa sisipkan doa untuk saudara-saudara kita di tanah kelahiran agar diberi kesabaran dan kesehatan,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa keberagaman agama di Indonesia harus dijaga sebagai kekuatan pemersatu. “Saya hadir sebagai bukti bahwa perbedaan bukanlah pemisah. Justru perbedaan adalah kekuatan, kebersamaan, dan persaudaraan kita,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan akan terus dihadapi masyarakat ke depan, namun dengan persatuan dan tanpa sekat perbedaan, seluruh persoalan dapat dilalui bersama. (DP07/MC Kabupaten Siak) ChatGPT bilang: Berikut artikel media online yang telah disusun ulang sesuai permintaan—segar, informatif, humanis, dan SEO-friendly: Bupati Siak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana dan Tertib

KilasInformasiBy KilasInformasiDesember 26, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Bupati Siak Afni Zulkifli imbau warga rayakan Tahun Baru 2026 secara sederhana, tertib, dan penuh empati di tengah bencana Sumatera. Foto : MC Kabupaten Siak
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Siak, kilasinformasi -Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Siak agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keamanan lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan menyikapi kondisi sosial dan kemanusiaan, khususnya bencana alam yang masih melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Afni menegaskan bahwa masyarakat diharapkan tidak menggelar perayaan yang bersifat hura-hura, melanggar norma hukum dan agama, maupun kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

“Kita ingin malam pergantian tahun dijalani dengan tertib, aman, dan penuh keprihatinan, terutama di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera,” ujar Afni, Kamis (25/12/2025).

Bupati Siak juga meminta para camat, lurah, dan penghulu untuk menyampaikan imbauan tersebut secara langsung kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Warga diminta tidak mengadakan pesta perayaan, meniup terompet, menghadirkan hiburan musik, menyalakan petasan atau kembang api, melakukan konvoi kendaraan bermotor, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Selain menjaga ketertiban, Afni mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dengan saling tolong-menolong dan bahu-membahu membantu warga yang terdampak bencana alam sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan.

Sebagai alternatif perayaan, Bupati Afni menginstruksikan para camat untuk berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan (Upika) guna menyelenggarakan kegiatan keagamaan pada malam pergantian tahun, seperti doa bersama, ceramah agama, atau tabligh akbar.

“Kegiatan keagamaan minimal dilaksanakan di masjid kecamatan dengan melibatkan pengurus rumah ibadah, tokoh masyarakat, unsur pemuda, dan kaum perempuan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Afni juga mengimbau agar perayaan Natal di Kabupaten Siak diisi dengan doa bersama bagi masyarakat di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana alam. Ia mengingatkan bahwa perayaan Natal di Siak turut dihadiri warga asal Tapanuli, yang saat ini daerah asalnya sedang menghadapi musibah.

“Saya mohon, di tengah sukacita Natal ini, jangan lupa sisipkan doa untuk saudara-saudara kita di tanah kelahiran agar diberi kesabaran dan kesehatan,” ucapnya.

Menurut Afni, keberagaman agama di Indonesia harus dijaga sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu dan saling menguatkan.

“Saya hadir sebagai bukti bahwa perbedaan bukanlah pemisah. Justru perbedaan adalah kekuatan, kebersamaan, dan persaudaraan kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai tantangan akan terus dihadapi masyarakat ke depan. Namun dengan persatuan, kepedulian, dan tanpa sekat perbedaan, seluruh persoalan diyakini dapat dilalui bersama.
(DP07/MC Kabupaten Siak)

Sumber : Info Publik

#AfniZulkifli #BupatiSiak #ImbauanTahunBaru #InfoPublik #KetertibanUmum #Siak #SolidaritasKemanusiaan #Sumatera #TahunBaru2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.