Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » APBD 2026 Turun, Pemkot Semarang Tetap Prioritaskan Pangan dan Lingkungan Hidup
Daerah

APBD 2026 Turun, Pemkot Semarang Tetap Prioritaskan Pangan dan Lingkungan Hidup

KilasInformasiBy KilasInformasiNovember 30, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Pemkot Semarang alokasikan Rp700 miliar di APBD 2026 untuk ketahanan pangan dan lingkungan, meski APBD turun akibat pengurangan TKD. foto: Humas Kota Semarang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengalokasikan sekitar Rp700 miliar dalam Rancangan APBD 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Dua sektor ini dipilih sebagai prioritas karena dinilai paling berkaitan dengan kebutuhan dasar warga serta tantangan kota di masa mendatang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menjelaskan bahwa kebijakan ini dirumuskan di tengah penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Namun, ia menegaskan komitmen daerah untuk tetap menjaga keberlanjutan program prioritas.
“Meskipun mengalami penurunan TKD, Pemkot Semarang tetap menyesuaikan ruang fiskal dan memastikan pelayanan publik terus berjalan,” ujarnya.

Dari total alokasi tersebut, sekitar Rp500 miliar difokuskan pada sektor lingkungan hidup, seperti pengendalian banjir, perbaikan drainase, peningkatan pengelolaan persampahan, serta peningkatan kualitas permukiman. Anggaran ini sekaligus menjadi respons atas dinamika perubahan iklim dan tantangan lingkungan urban.

Sementara itu, APBD Kota Semarang 2026 diproyeksikan turun dari sekitar Rp2,078 triliun pada 2025 menjadi Rp1,635 triliun pada 2026. Kondisi ini memaksa pemerintah kota melakukan strategi fiskal yang adaptif melalui efisiensi belanja, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penataan aset.

Langkah strategis ini sejalan dengan RPJMN 2025–2029, yang menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional. Di tingkat daerah, fokus anggaran tersebut juga sesuai peta jalan RPJMD Kota Semarang 2025–2030, yang menempatkan tahun 2026 sebagai fase pembangunan di bidang pangan dan lingkungan.

Tahapan pembangunan Kota Semarang hingga 2030 dirancang sebagai berikut:

  • 2025: Peningkatan SDM

  • 2026: Pangan dan Lingkungan

  • 2027: Pengembangan Perekonomian dan Pariwisata

  • 2028: Infrastruktur Strategis

  • 2029: Daya Saing Kota

  • 2030: Semarang sebagai Pusat Ekonomi Maju dan Berkelanjutan

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, memastikan bahwa legislatif akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyusunan dan penggunaan anggaran.
“Tanggapan tentu bervariasi, tetapi DPRD wajib melaksanakan fungsi kontrol sesuai perintah partai,” jelasnya.

Melalui langkah ini, Pemkot Semarang menunjukkan keseriusan dalam membangun kota yang berkelanjutan, tangguh secara pangan, serta responsif terhadap isu lingkungan, sekaligus tetap terjaga meski berada dalam tekanan fiskal.

#AgustinaWilujeng #APBD2026 #BeritaSemarang #DPRDSemarang #KetahananPangan #LingkunganHidup #PembangunanDaerah #PemkotSemarang #RPJMD #Semarang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026

UGM dan Kejati DIY Gelar Suluh Praja di Desa, Fokus Literasi Hukum Warga

Januari 28, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.