Desa Tambak Sari Panji dari Hulu Sungai Utara jadi harapan baru Kalimantan Selatan di ajang Lomba Wana Lestari 2025. Keindahan hutan lestari dan inovasi desa jadi senjata utamanya.
Kilasinformasi.com, Amuntai — Desa Tambak Sari Panji, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), resmi mewakili Kalimantan Selatan dalam Lomba Wana Lestari tingkat nasional 2025. Tim verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengunjungi langsung desa tersebut pada Selasa (15/7/2025).
Penyambutan tim KLHK berlangsung meriah. Masyarakat setempat mempersembahkan kesenian tradisional Hadrah khas Haur Gading, sebagai bentuk kebanggaan dan antusiasme atas pencapaian desa mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sekretaris Daerah HSU, Adi Lesmana, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi warga dan pemerintah desa dalam menjaga hutan. “Desa Tambak Sari Panji berhasil meraih Juara I tingkat Provinsi Kalsel untuk kategori Hutan Desa. Ini bukti nyata semangat kolektif dalam menjaga ekosistem,” ujar Adi.
Ia menambahkan bahwa hutan di desa tersebut masih alami dan menjadi habitat bagi satwa seperti rusa payau dan berbagai jenis burung. Keaslian ini menjadi nilai penting dalam lomba Wana Lestari nasional. “Kami berharap desa ini bisa menginspirasi pengelolaan hutan berbasis masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.
Kepala Desa Tambak Sari Panji, Bina Yasud, turut memaparkan potensi unggulan desanya, mulai dari kerajinan anyaman purun, pemanfaatan lahan, pengolahan abon ikan dan madu kelulut, hingga ekowisata Swargaloka yang dikelola oleh masyarakat.
Baca Juga, Kilasinformasi: Kemasan Produk IKM Kunci Daya Saing, Kemenperin Dorong Inovasi Lewat e-Kemasan
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi KLHK, Istianah Siregar, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari penilaian lapangan. Ia menilai, Desa Tambak Sari Panji telah menunjukkan capaian luar biasa sebagai juara provinsi, bersanding dengan Kabupaten Kotabaru yang mewakili kategori Hutan Kemasyarakatan.
Penilaian mencakup kelengkapan administrasi, inovasi lokal, dampak sosial, serta kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. “Kami apresiasi semangat masyarakat HSU. Ini adalah contoh kolaborasi yang patut ditiru,” ujar Istianah.
Dengan capaian ini, Desa Tambak Sari Panji diharapkan dapat menjadi teladan nasional dalam pengelolaan hutan lestari dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Sumber: Infopublik.id


