Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Februari 1
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Distaru Lowong, Total 11 Jabatan Eselon II Pemkot Semarang Masih Kosong
Daerah

Distaru Lowong, Total 11 Jabatan Eselon II Pemkot Semarang Masih Kosong

KilasInformasiBy KilasInformasiSeptember 11, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Sebanyak 11 jabatan eselon II di Pemkot Semarang kosong. Wali Kota Agustina targetkan pengisian jabatan strategis rampung dalam satu bulan. Foto: Humas Kota Semarang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Belasan kursi strategis di Pemkot Semarang masih kosong. Wali Kota Agustina Wilujeng menargetkan proses asesmen segera rampung agar pelayanan publik tetap optimal.

Kilasinformasi.com, Semarang — Pemerintah Kota Semarang tengah menghadapi kekosongan belasan jabatan eselon II. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebut ada 11 posisi strategis yang hingga kini masih dijabat pelaksana tugas (Plt) atau belum terisi sama sekali.

Kondisi ini semakin terasa setelah Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, M Irwansyah, wafat pada 30 Agustus 2025 lalu. “Yang kehilangan satu, Pak Irwansyah, kemarin jadi 11 formasi (eselon II) masih kosong,” ujar Agustina, Senin (8/9/2025).

Untuk mempercepat pengisian jabatan, Pemkot Semarang telah bersurat ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kita sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke BKN dan Kemendagri bahwa kita mau memulai proses asesmen untuk jabatan eselon II,” jelasnya.

Agustina mengatakan pihaknya sudah membentuk panitia seleksi (pansel) yang melibatkan unsur akademisi dan birokrasi. Tim pansel terdiri dari perwakilan Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Katolik (Unika), serta Asisten II Pemkot Semarang.

Proses asesmen ini diharapkan berjalan lancar, sehingga izin dari instansi terkait segera turun. “Kalau cepat, kira-kira dalam satu bulan ke depan sudah bisa dilakukan pengisian,” kata Agustina.

Ia menegaskan, pengisian jabatan definitif penting agar kinerja birokrasi berjalan optimal dan pelayanan publik tidak terganggu. Dengan terisinya posisi-posisi strategis, Pemkot Semarang diharapkan mampu lebih gesit dalam menjalankan program pembangunan kota.

#AgustinaWilujeng #BirokrasiSemarang #BKN #JabatanEselonII #Kemendagri #KotaSemarang #PelayananPublik #Pemerintahan #PemkotSemarang ASN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026

UGM dan Kejati DIY Gelar Suluh Praja di Desa, Fokus Literasi Hukum Warga

Januari 28, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.