Turnamen sepak bola putri HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 resmi bergulir dengan semangat membara di Supersoccer Arena Kudus. Di hari pertama, laga-laga seru langsung terjadi, dan bisa ditonton langsung di PSSI TV serta FIFA+
Kilasinformasi.com, KUDUS — Kompetisi sepak bola putri usia muda terbesar di Indonesia, HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025, resmi dimulai pada Senin (7/7/2025) di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah. Hari pertama penyisihan grup langsung diwarnai persaingan panas dan skor mencolok dari empat grup yang bertanding.
Dari Grup A, Sumatera Utara (Sumut) tampil luar biasa dengan membantai Surabaya 7-0. Tiga gol dicetak Nurmalissa (hattrick), dua dari Fadilla, dan masing-masing satu dari Irfi Putri Lestari serta Oedija O’shea Sharinah. Di laga lain, Jakarta menang 3-0 atas Bali-Nusra.
Baca Juga, Kilasinformasi: Garuda Academy Core 2.0: PSSI dan FIFA Latih 84 Talenta Muda Sepak Bola di Balik Layar
Sementara di Grup B, Papua menumbangkan tuan rumah Kudus 3-1, dan Cirebon menaklukkan Sulawesi 2-0. Di Grup C, Malang mengalahkan Tangerang 3-1, dan di Grup D, Bandung menang tipis 1-0 atas Solo.
Sebanyak 16 tim dari berbagai provinsi memperebutkan gelar juara nasional setelah lolos dari babak regional. Turnamen ini menjadi ajang unjuk gigi bagi pesepak bola putri U-14 dan U-16, sekaligus ajang pematangan talenta untuk masa depan sepak bola wanita Indonesia.
Babak penyisihan berlangsung hingga Kamis (10/7), diikuti perempat final, semifinal, dan puncaknya final pada Minggu (13/7). Hanya juara dan runner-up grup yang berhak lolos ke fase gugur.
Turnamen ini disiarkan langsung secara gratis melalui YouTube PSSI TV dan platform internasional FIFA+. Penggemar bisa mengakses pertandingan secara langsung maupun tayangan ulang via tautan resmi PSSI dan aplikasi FIFA+ yang tersedia di PlayStore dan AppStore.
Baca Juga, Kilasinformasi: Coach Educator Course PSSI Gelombang 11 Digelar di Bandung
Menurut Exco PSSI, Khairul Anwar, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi bagian dari pembangunan ekosistem sepak bola wanita sejak usia muda. Ia menyebut, “Harapannya pada 2027 sudah ada liga wanita yang kompetitif, dan mereka-mereka ini yang akan bermain.”
Dengan total 31 pertandingan sepanjang turnamen, HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 bukan hanya ajang pembinaan, tapi juga panggung aktualisasi mimpi para pemain muda Indonesia menuju sepak bola putri yang profesional.
Sumber: Pssi


