Jakarta, kilasinformasi.com – Pemerintah Indonesia dan India memperkuat kemitraan strategis untuk membangun kekuatan digital Asia di tengah percepatan transformasi teknologi global. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi kedua negara sebagai kekuatan ekonomi digital yang saling melengkapi di kawasan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya bertumpu pada kerja sama ekonomi, tetapi berakar pada ikatan peradaban dan budaya yang telah terjalin sejak lama. Fondasi tersebut, menurutnya, menjadikan kolaborasi di sektor digital sebagai sebuah keniscayaan di era modern. Hal itu disampaikan Nezar saat menghadiri Gala Dinner Featuring the Launch of Industry Hubs and Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025).
Nezar menyebut India sebagai mitra strategis yang tepat karena memiliki ekosistem ekonomi digital yang dinamis, pengalaman kuat dalam pembangunan infrastruktur digital, pengembangan talenta teknologi, serta pertumbuhan startup yang pesat. Di sisi lain, Indonesia memiliki lebih dari 250 juta pengguna internet dengan potensi ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD360 miliar pada 2030, didukung pasar yang besar, sumber daya melimpah, serta komitmen kuat terhadap pembangunan digital yang inklusif.
Dalam konteks kerja sama ke depan, kedua negara mendorong penguatan kolaborasi di bidang pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial, infrastruktur digital publik, serta kemitraan rantai pasok semikonduktor dan elektronik. Selain itu, peluang kolaborasi juga terbuka lebar pada sektor pendidikan dan pengembangan talenta digital, termasuk pendirian pusat pengembangan teknologi AI, keamanan siber, dan tata kelola data.
Nezar menggambarkan visi Asia yang dibangun melalui sinergi Indonesia dan India, di mana para insinyur India dan inovator digital Indonesia bekerja berdampingan, startup dari Bangalore dan Jakarta bersama-sama menciptakan solusi berbasis AI, serta universitas dari kedua negara membangun jalur pengembangan talenta bersama. Kerja sama antarpemerintah pun diharapkan melahirkan kerangka kerja regional yang mendorong pengembangan teknologi yang bertanggung jawab.
Melalui penguatan kemitraan strategis ini, pemerintah berharap kolaborasi Indonesia–India mampu melahirkan pertukaran pengetahuan, inovasi berkelanjutan, serta daya saing kawasan yang lebih kuat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat kemajuan digital Asia, tetapi juga mempererat hubungan budaya dan strategi kedua negara dalam menghadapi tantangan global.
Sumber : infopublik.id


