Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Jangan Asal Produksi! Rama Sahid Bongkar Kesalahan Fatal Bisnis Konveksi
Berita Unggulan

Jangan Asal Produksi! Rama Sahid Bongkar Kesalahan Fatal Bisnis Konveksi

KilasInformasiBy KilasInformasiDesember 15, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Seminar Gaya Bisnis 2026 di Yogyakarta menghadirkan Rama Sahid yang membongkar strategi bisnis dan marketing konveksi agar tetap eksis dan jualan laris di era digital. foto: Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Yogyakarta – Persaingan bisnis konveksi dan sablon makin ketat. Pelaku usaha yang masih mengandalkan cara lama dinilai berisiko tertinggal. Hal inilah yang menjadi sorotan utama dalam Seminar Gaya Bisnis 2026 yang digelar HAAP MEDIA berkolaborasi dengan Guyub Sablon Bantul di Yogyakarta.

Berlokasi di Hotel Horison Emerald Yogyakarta, Minggu (14/12/2025), seminar ini menghadirkan Rama Sahid, trainer, konsultan bisnis, sekaligus entrepreneur nasional, sebagai pemateri utama. Kegiatan diikuti peserta dari komunitas Bantul hingga luar daerah seperti Lombok, Tangerang, dan Magelang.

Foto: Istimewa

Dalam paparannya, Rama Sahid menegaskan bahwa tantangan bisnis konveksi ke depan bukan hanya soal harga, melainkan kejelasan positioning, diferensiasi, dan kekuatan branding. Menurutnya, konsumen saat ini semakin kritis dan menjadikan jejak digital sebagai dasar utama pengambilan keputusan.

“Bisnis yang bertahan bukan yang paling besar, tapi yang paling cepat beradaptasi dan konsisten bergerak. Kalau positioning tidak jelas, bisnis akan dianggap sama dengan yang lain,” ujar Rama Sahid di hadapan peserta.

Rama juga menekankan pentingnya Unique Selling Point (USP) agar usaha konveksi memiliki alasan kuat untuk dipilih pelanggan. Ia menyebut, pelaku usaha kecil justru bisa memenangkan pasar jika mampu menonjolkan keunikan dan spesialisasi, bukan sekadar perang harga.

Selain itu, strategi digital marketing berbasis media sosial menjadi pembahasan utama. Rama menjelaskan bahwa konten proses produksi, testimoni pelanggan, serta storytelling bisnis mampu membangun kepercayaan lebih cepat dibanding promosi konvensional.

“Di era digital, kualitas tidak cukup diklaim, tapi harus dibuktikan lewat konten. Konsumen ingin melihat proses, bukan hanya hasil,” tegasnya.

Foto: Istimewa

Acara berlangsung kondusif, edukatif, dan tetap dikemas dengan suasana menyenangkan. Diskusi interaktif membuat peserta aktif berbagi pengalaman dan tantangan bisnis yang mereka hadapi di lapangan.

Penyelenggara menyampaikan bahwa Seminar Gaya Bisnis 2026 akan menjadi program berkelanjutan. Kegiatan ini direncanakan digelar rutin setiap empat bulan sekali, serta dilengkapi kelas mingguan khusus untuk pelaku usaha amatir yang ingin belajar dari dasar.

Melalui agenda ini, HAAP MEDIA dan Guyub Sablon Bantul berharap pelaku bisnis konveksi dan sablon semakin siap menghadapi dinamika pasar 2026, sekaligus mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan di era digital.

bisnis konveksi bisnis sablon branding UMKM digital marketing UMKM Guyub Sablon Bantul HAAP Media marketing konveksi pelatihan bisnis Yogyakarta positioning bisnis Rama Sahid Seminar Gaya Bisnis 2026 strategi bisnis 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.