Sebanyak 83 pejabat Kemenag Jawa Timur resmi dilantik, termasuk Sugeng Winarto sebagai Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang. Rotasi ini tak sekadar jabatan, tapi amanah membangun birokrasi yang lebih melayani.
Kilasinformasi.com, Sidoarjo — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bahtiar, resmi melantik 83 pejabat struktural dan fungsional dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Al-Ikhlas II, Senin (30/6/2025).
Mereka yang dilantik mencakup pengawas madrasah, kepala madrasah dari kalangan guru fungsional, penghulu yang kini menjabat sebagai kepala KUA, serta sejumlah Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) madrasah, termasuk Sugeng Winarto yang ditunjuk sebagai KTU MAN 2 Kota Malang.
Baca Juga, Kilasinformasi: Ribuan Umat Buddha Akan Padati Borobudur untuk Tipitaka Chanting dan Asadha 2025
Sugeng bukan sosok asing di dunia madrasah. Ia merupakan alumni angkatan pertama MAN Bandung Tujuh (kini MAN 2 Kota Malang), serta dikenal aktif sebagai penggerak humas dan Ketua Ikatan Alumni MAN Bandung Tujuh (IKA MANBANTU).
Dalam sambutannya, Ahmad Sruji menegaskan bahwa pelantikan ini bukan semata rotasi jabatan, tetapi bagian dari komitmen membangun birokrasi Kemenag yang bersih, profesional, dan melayani.
“ASN yang dilantik bukan hanya sekadar menduduki jabatan, tetapi memikul amanah besar. Kita butuh insan birokrasi yang hadir dengan visi, hati, dan aksi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan sembilan prinsip dasar sebagai pedoman kerja para ASN, mulai dari husnudzon pada pimpinan, menjunjung etika, menciptakan inovasi, hingga menjadi aktor perubahan yang memberi solusi dan inspirasi di ruang publik maupun privat.
Penunjukan Sugeng sebagai KTU disambut baik oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin. Ia menilai ini sebagai langkah strategis karena Sugeng tidak hanya senior di bidang kependidikan, tetapi juga memahami kultur madrasah secara mendalam.
Baca Juga, Kilasinformasi: Kemenag Tegaskan Komitmen Dukung Pesantren Meski Anggaran Terbatas
“Pak Sugeng adalah alumni angkatan pertama dan bagian penting dari sejarah MAN 2. Kami percaya beliau mampu memperkuat sistem administrasi madrasah,” ujar Samsudin.
Sugeng pun menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati.
“Bismillah, ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah. Saya siap memperkuat pelayanan administrasi yang tertib, adaptif, dan bermanfaat bagi seluruh warga madrasah,” tuturnya.


