Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Februari 1
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Kemenag Luncurkan “Kampung Keren” untuk Perkuat Ekonomi Pesantren Berbasis Digital
Pendidikan

Kemenag Luncurkan “Kampung Keren” untuk Perkuat Ekonomi Pesantren Berbasis Digital

KilasInformasiBy KilasInformasiJuli 11, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kemenag luncurkan program Kampung Keren untuk kemandirian pesantren lewat digitalisasi usaha, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat. (Foto: Kemenag)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pesantren tak hanya mencetak generasi alim, tapi juga mandiri secara ekonomi. Lewat program “Kampung Keren”, Kemenag dorong transformasi pesantren jadi motor ekonomi umat yang berdaya saing digital.

Kilasinformasi.com, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) terus menguatkan ekosistem ekonomi pesantren melalui program inovatif bertajuk “Kampung Keren” atau Kampung Kemandirian Pesantren. Program ini merupakan transformasi dari program Kemandirian Pesantren yang telah berjalan sejak 2021 dan melibatkan lebih dari 3.500 lembaga.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa kemandirian pesantren harus diawali dari perubahan pola pikir dan keberanian berwirausaha.

Baca Juga, Kilasinformasi: Kemenag Tegaskan Komitmen Dukung Pesantren Meski Anggaran Terbatas

“Orang yang punya minat dan keberanian akan mampu menghadapi risiko dan bangkit dari kegagalan. Ini fondasi penting untuk membangun ekosistem ekonomi pesantren yang kokoh,” ujarnya dalam Evaluasi Program Kemandirian Pesantren di Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Lebih lanjut, Prof. Suyitno menambahkan bahwa pesantren di era digital harus menjadi pilar ekonomi umat yang tangguh dan berkelanjutan.

“Pesantren tidak hanya mendidik santri untuk alim dan saleh, tapi juga tangguh dan mandiri secara ekonomi. Dari pesantren untuk umat, dari desa untuk bangsa,” tegasnya.

Kasubdit Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat, Siti Sakdiyah, menjelaskan bahwa “Kampung Keren” adalah bentuk rebranding dan reposisi program berbasis komunitas, dengan menggabungkan kekuatan pesantren di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Kampung Keren bukan sekadar tempat pesantren berwirausaha. Ia adalah kawasan pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar, yang mengintegrasikan pelatihan, produksi, distribusi, hingga digitalisasi usaha,” jelasnya.

Program ini akan mendorong hadirnya sejumlah fasilitas strategis seperti Balai Latihan Kerja (BLK) Santri, Rumah Produksi Komunitas, Expo Pesantren, dan akses pasar digital. Kemenag juga menyiapkan platform digital “Duta Pesantren Berdaya” sebagai integrator profil usaha, konsultan pendamping, hingga mitra distribusi nasional.

Baca Juga, Kilasinformasi: Kurikulum Hijau Pesantren: Pesan Moral Islam untuk Selamatkan Lingkungan

Dalam pengembangannya, terdapat lima langkah strategis utama yang didorong Kemenag, yaitu:

  • Rekognisi dan penguatan pesantren yang telah sukses membangun unit usaha;

  • Optimalisasi program dengan pendekatan klaster dan kebutuhan lokal;

  • Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga (K/L);

  • Digitalisasi ekosistem ekonomi pesantren;

  • Pengembangan SDM santri dan masyarakat berbasis keterampilan wirausaha.

Program “Kampung Keren” diharapkan menjadi legacy strategis Kemenag dalam memperkuat kemandirian pesantren, menjawab tantangan zaman, dan membawa manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat luas.

Sumber: Kemenag

#DigitalisasiPesantren #EkonomiPesantren #EkonomiUmat #KampungKeren #KemandirianPesantren #KemenagRI #PesantrenMandiri #SantriBerdaya #TransformasiPesantren #UMKMPesantren
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026 Berita Unggulan

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.