Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Kemenag Percepat Rehabilitasi Madrasah, Pesantren, dan Rumah Ibadah Terdampak Banjir di Sumatra
Berita Unggulan

Kemenag Percepat Rehabilitasi Madrasah, Pesantren, dan Rumah Ibadah Terdampak Banjir di Sumatra

KilasInformasiBy KilasInformasiJanuari 26, 202603 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kemenag percepat rehabilitasi madrasah, pesantren, dan rumah ibadah terdampak banjir di Sumatra dengan bantuan Rp75,82 miliar jelang Ramadan. foto: Dok Kemenag
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Jakarta – Upaya pemulihan pascabencana banjir di wilayah Sumatra terus dipercepat. Kementerian Agama mengambil peran penting dengan memastikan layanan pendidikan keagamaan dan aktivitas ibadah masyarakat dapat segera pulih, terutama menjelang bulan Ramadan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memaparkan progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dalam rapat koordinasi nasional yang digelar di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. Rapat ini dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana alam di Sumatra.

Dalam paparannya, Menag menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah menyalurkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp75,82 miliar. Dana tersebut berasal dari APBN sebesar Rp66,47 miliar serta himpunan Kemenag Peduli senilai Rp9,35 miliar. Bantuan disalurkan ke tiga provinsi terdampak utama, yakni Aceh sebesar Rp42,88 miliar, Sumatera Utara Rp21,39 miliar, dan Sumatera Barat Rp11,56 miliar.

Bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung pemulihan layanan keagamaan, pendidikan keagamaan, serta kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat terdampak bencana. Menag menegaskan bahwa pendidikan keagamaan menjadi salah satu prioritas utama dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi.

Tercatat sebanyak 562 madrasah, 1.033 pesantren, dan 17 perguruan tinggi keagamaan Islam terdampak kerusakan infrastruktur akibat bencana dan menjadi sasaran rehabilitasi prioritas. Pelaksanaan rehabilitasi fisik dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, mengingat kewenangan pembangunan fisik berada pada kementerian tersebut. Dari sisi Kemenag, anggaran dan surat perintah pelaksanaan telah disiapkan, sementara pelaksanaan teknis di lapangan menunggu perbaikan akses jalan dan jembatan yang masih rusak.

Selain pendidikan keagamaan, Kementerian Agama juga memprioritaskan rekonstruksi rumah ibadah lintas agama. Sebanyak 1.593 rumah ibadah, termasuk kantor layanan Kementerian Agama di daerah terdampak, masuk dalam program rekonstruksi fisik. Keterbatasan anggaran pembangunan rumah ibadah di Kemenag disiasati melalui penguatan gerakan Kemenag Peduli yang melibatkan BAZNAS, BWI, lembaga keuangan syariah, serta jejaring organisasi keagamaan. Dari kolaborasi tersebut, berhasil dihimpun dana tambahan Rp9,35 miliar untuk membantu pembangunan mushala, masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya agar dapat kembali digunakan, terutama menjelang Ramadan.

Upaya pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik. Kemenag juga menjalankan program pemulihan sosial, mental, dan spiritual bagi masyarakat terdampak. Pendampingan sosial-keagamaan dilakukan melalui layanan konseling rohani, pengiriman dai, pendeta, pastor, dan tokoh agama lintas iman, serta distribusi puluhan ribu mushaf Al-Qur’an dan kitab suci agama lain yang rusak akibat bencana. Jaringan majelis taklim, penyuluh agama, imam masjid, dan pesantren turut digerakkan untuk membantu pembersihan lingkungan, pendampingan anak-anak, serta penguatan psikososial warga.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah cepat Kementerian Agama, khususnya dalam penanganan rumah ibadah dan pesantren. Ia mendorong pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat. Pemerintah pusat juga telah menyiapkan tambahan dana ke daerah untuk mendukung penanganan dampak bencana.

Menag menekankan pentingnya kesetaraan perlakuan antara sekolah umum dan madrasah dalam kebijakan daerah agar tidak terjadi kesenjangan penanganan pendidikan pascabencana. Melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, pemerintah menargetkan percepatan penyelesaian rehabilitasi rumah ibadah sebelum memasuki bulan Ramadan, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali beribadah dengan layak dan aktivitas pendidikan keagamaan berjalan normal.

Menutup paparannya, Menag menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi yang kuat dan kerja bersama semua pihak, pemulihan pascabencana di Sumatra dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran.

#BanjirSumatra #KemenagPeduli #PemulihanPascabencana #PendidikanKeagamaan #RehabilitasiBencana Kemenag madrasah Pesantren Ramadan RumahIbadah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.