Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Kemenpar Gandeng Australia Promosikan Indonesia sebagai Destinasi Wisata Edukasi Dunia
Berita Unggulan

Kemenpar Gandeng Australia Promosikan Indonesia sebagai Destinasi Wisata Edukasi Dunia

KilasInformasiBy KilasInformasiOktober 20, 202503 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kemenpar promosikan Indonesia ke wisatawan Australia lewat Famtrip Wisata Edukasi 2025 untuk dorong pariwisata berbasis edukasi dan budaya. foto: Dok Kemenpar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Indonesia tak hanya kaya alam dan budaya, tapi juga semakin dilirik sebagai destinasi wisata edukasi. Melalui program Familiarization Trip bersama mitra Australia, Kementerian Pariwisata RI mengajak para pelaku pendidikan dan agen perjalanan Negeri Kanguru menjelajahi langsung keindahan dan nilai belajar yang ada di nusantara.

Kilasinformasi.com, Jakarta — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI terus memperluas jangkauan promosi pariwisata Indonesia dengan menggandeng mitra internasional. Kali ini, Kemenpar bekerja sama dengan Garuda Indonesia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, dan KJRI Melbourne dalam program Familiarization Trip (Famtrip) Wisata Edukasi Australia–Indonesia 2025.

Program yang mengusung tema “Archipelago Gems: Islands of Ancient Souls” ini berlangsung pada 15–20 Oktober 2025. Sebanyak 15 peserta dari lembaga pendidikan, agen perjalanan, hingga asosiasi edukasi di Australia diajak menjelajahi langsung potensi wisata edukasi di Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia di pasar Australia, bukan hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai tujuan pembelajaran yang aman dan inspiratif bagi wisatawan muda.

“Kami ingin menjadikan Indonesia berada di top of mind wisatawan Australia, terutama di segmen edukasi. Mereka bisa belajar langsung dari budaya, alam, hingga kearifan lokal kita,” ujar Made di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Peserta famtrip datang dari berbagai institusi ternama, seperti University of Tasmania, University of Technology Sydney, Australian Indonesian Youth Association (AIYA), hingga sejumlah sekolah menengah dan agen perjalanan seperti Indo Insider Tours, Travelku, dan Day Dream Luxury Travel.

Kemenpar menargetkan program ini turut mendukung pencapaian 1,8 juta kunjungan wisatawan asal Australia tahun ini, sekaligus memperkuat peran Bali dan Jakarta sebagai hub pariwisata edukasi Indonesia.

Kegiatan famtrip menjadi tindak lanjut dari program Business Matching Edukasi yang sebelumnya digelar Kemenpar. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok perjalanan berdasarkan destinasi:

  • Kelompok pertama menjelajahi Yogyakarta dan Jakarta,

  • Kelompok kedua melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan Bali.

Di Yogyakarta, seluruh peserta menikmati kekayaan budaya lewat pengalaman menginap di Hotel Tentrem, tur “Borobudur Trail of Civilization”, kunjungan ke Museum Ullen Sentalu dan Museum Sonobudoyo, serta aktivitas membatik dan storytelling di Desa Wisata Wukirsari.

Mereka juga mengikuti networking dinner bersama Dinas Pariwisata, industri pariwisata lokal, serta perwakilan desa wisata seperti Wukirsari, Pentingsari, dan Krebet di Marriott Yogyakarta.

Sementara di Jakarta, peserta mempelajari budaya urban dan tradisi melalui workshop jamu di Acaraki, tur ke Museum Nasional, Kota Tua, serta Museum Wayang, dan menginap di Morrissey Jakarta yang dikenal dengan konsep modern heritage.

Adapun kelompok kedua menuju Bali Timur untuk menjelajahi Karangasem, Museum Samsara Living, hingga Desa Wisata Taro yang menawarkan pengalaman live local, atraksi malam kunang-kunang, dan berbagai kegiatan budaya.

Made menegaskan, program seperti ini akan terus berlanjut. “Kami akan mengembangkan promosi wisata edukasi berbasis kemitraan lintas sektor, agar pariwisata Indonesia tak hanya menghibur, tapi juga mengedukasi dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenpar berharap Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi wisata edukasi berkualitas dunia, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia di bidang pendidikan serta pariwisata.

sumber: Kemenpar

#AustraliaIndonesia #Bali #Famtrip2025 #Kemenpar #PariwisataIndonesia #TravelEducation #WisataEdukasi #WonderfulIndonesia Jakarta Yogyakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.