Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Kenangan Uston Nawawi tentang Bejo Sugiantoro: Persahabatan, Perjuangan, dan Kehilangan
Berita Unggulan

Kenangan Uston Nawawi tentang Bejo Sugiantoro: Persahabatan, Perjuangan, dan Kehilangan

KilasInformasiBy KilasInformasiFebruari 26, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Uston Nawawi mengenang kenangan indah bersama Bejo Sugiantoro, sahabat dan rekan seperjuangan yang baru saja meninggal dunia. Dari perjuangan bersama di Persebaya hingga kepelatihan, keduanya telah berbagi banyak momen tak terlupakan. foto : ligaindonesiabaru.com
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, 26 Februari 2025, – Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengenang kembali momen-momen indah bersama sahabat sekaligus rekan seperjuangannya, Bejo Sugiantoro, yang baru saja meninggal dunia. Keduanya memiliki perjalanan panjang bersama, baik dalam memperkuat Persebaya maupun Timnas Indonesia, sebuah ikatan yang tak hanya terbatas pada dunia sepak bola, tetapi juga dalam hubungan pribadi yang erat.

Salah satu kenangan yang tak terlupakan bagi Uston adalah saat ia dan Bejo berhasil membawa Persebaya meraih dua gelar juara. “Momen paling berharga tentunya saat kami bersama-sama membangun tim dan membawa Persebaya meraih dua gelar juara,” kenangnya dengan penuh haru.

Baca Juga, Kilasinformasi : Dejan Tumbas Menangis Haru! Kemenangan Persebaya Surabaya Jadi Momen Tak Terlupakan di Pekan Spesial BRI Liga 1

Kebersamaan mereka tidak hanya berhenti di lapangan hijau. Setelah pensiun sebagai pemain, Uston dan Bejo kembali melangkah bersama di dunia kepelatihan, dimulai dari Elite Pro Academy (EPA) hingga akhirnya mereka dipercaya menangani tim senior Persebaya. Dedikasi dan loyalitas mereka untuk Persebaya tetap teguh, baik di dalam maupun luar lapangan.

Bagi Uston, Bejo adalah sosok yang sangat disiplin, baik saat masih aktif sebagai pemain maupun ketika sudah beralih ke dunia kepelatihan. Karakter pantang menyerah yang dimiliki Bejo, terutama saat bermain sebagai bek tangguh, selalu menjadi teladan bagi Uston. “Dia adalah pemain belakang yang keras, tak kenal menyerah. Kami tahu betul bagaimana dia bermain dengan sepenuh hati,” ujar Uston, mengenang semangat juang sahabatnya.

Baca Juga, Kilasinformasi : Persebaya Surabaya Kembali ke Jalur Kemenangan, Andre Oktaviansyah Siap Jaga Momentum Positif di BRI Liga 1 2024/25!

Namun, kepergian Bejo yang mendadak adalah sebuah pukulan berat bagi Uston. Ia mengungkapkan kesulitan untuk menerima kenyataan bahwa sahabat yang telah menemani banyak perjuangan kini telah tiada. Terlebih, Bejo baru saja bermain penuh di Stadion Gelora Bung Tomo dalam laga melawan Raka FC. “Tadi saya terkejut, karena sebelum latihan, saya mendengar kabar bahwa Coach Bejo sudah tiada. Memang, umur adalah hal yang tak bisa kita prediksi. Salah satu teman terbaik saya kini sudah tidak ada. Kami semua sangat berduka, tapi saya yakin, dia meninggal dalam keadaan baik. Kita semua tahu bagaimana Coach Bejo,” ungkap Uston dengan nada penuh kesedihan.

Sumber : ligaindonesiabaru

Bejo Sugiantoro BRI Liga 1 kehilangan Bejo Sugiantoro kenangan sepak bola kepelatihan Persebaya Persebaya juara Persebaya Surabaya sahabat Bejo Sugiantoro Uston Nawawi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.