Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Kominfo Jatim Ingatkan Publik Bijak Bermedia Sosial, Lawan Hoaks dengan Literasi Digital
Daerah

Kominfo Jatim Ingatkan Publik Bijak Bermedia Sosial, Lawan Hoaks dengan Literasi Digital

KilasInformasiBy KilasInformasiSeptember 10, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kominfo Jatim ajak masyarakat bijak bermedia sosial dan lawan hoaks dengan literasi digital melalui program siaran RRI Surabaya. Foto: Dok JNR
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Arus informasi tanpa batas membuat hoaks kian mudah menyebar. Kominfo Jatim mengingatkan masyarakat untuk lebih kritis dan bijak bermedia sosial dengan memperkuat literasi digital.

Kilasinformasi.com, Surabaya — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital sebagai benteng utama melawan hoaks yang marak di era media sosial. Pesan ini disampaikan dalam program siaran RRI Surabaya bertajuk “Jangan Biarkan Hoaks Membajak Akal Sehat”, Selasa (9/9/2025), yang menghadirkan pakar komunikasi dan pemerhati media.

Ketua Tim Kerja Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo Jatim, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi kanal informasi tercepat, namun media arus utama seperti radio dan televisi tetap vital sebagai penjernih. “Survei Kementerian Kominfo menunjukkan media sosial memang menjadi rujukan tercepat, tetapi informasi akurat tetap berasal dari media arus utama karena ada proses verifikasi dan editorial,” ujarnya.

Kominfo Jatim, lanjut Eko, telah menjalankan program CERDIG (Cerdas Digital) yang sudah diikuti hampir 2.000 peserta, baik daring maupun luring, bahkan kini dijadikan model literasi digital nasional. “Hoaks lahir dari turbulensi informasi. Tantangan kita adalah membekali masyarakat dengan critical thinking agar tidak mudah percaya hanya karena ‘yakin’ tanpa verifikasi,” tegasnya.

Komisioner KPID Jatim, Aan Haryono, turut menyoroti bahaya disinformasi. “Algoritma media sosial menciptakan ruang gema sehingga publik terpolarisasi. Disinformasi bahkan sering terstruktur, masif, dan sistematis dengan tujuan politik, ideologi, hingga ekonomi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Puji F. Susanti dari Mafindo, yang mencontohkan video lama unjuk rasa yang dikemas seolah peristiwa terbaru. Ia menilai hoaks kini lebih berbahaya karena muncul dalam bentuk teks, gambar, video manipulatif, hingga konten yang dipoles dengan teknologi AI. “Tantangannya lebih berat, tapi bisa dilawan dengan kesadaran kritis masyarakat,” katanya.

Para narasumber sepakat bahwa media penyiaran memiliki tanggung jawab moral sebagai penjernih informasi publik. Masyarakat juga diajak untuk lebih hati-hati, tidak gegabah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Jika tahu itu hoaks, cukup berhenti di kita. Jangan ikut menyebarkan karena bisa memicu konflik,” tutup mereka.

sumber: Infopublik.id

#BeritaJatim #BijakBermediaSosial #CerdasDigital #Disinformasi #KominfoJatim #LawanHoaks #LiterasiDigital #MediaSosial #RRI Hoaks
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026

UGM dan Kejati DIY Gelar Suluh Praja di Desa, Fokus Literasi Hukum Warga

Januari 28, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.