PAMEKASAN, kilasinformasi.com – Madura United FC harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Persib Bandung pada laga Pekan ke-14 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu malam (30/11). Satu-satunya gol Laskar Sape Kerrab dicetak Balotelli, sementara Persib memastikan tiga poin lewat torehan Luciano Guaychocea, Federico Barba, Ulliam Barros Pereira, dan Thom Haye.
Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengakui timnya gagal mengeksekusi rencana permainan yang telah disiapkan sepanjang pekan. Menurutnya, strategi menyerang yang sudah diasah tidak berjalan karena Persib tampil agresif sejak menit pertama.
“Kami tidak bermain dengan baik. Kami tidak bermain dengan cara yang kami latih, dan kami sungguh punya malam yang sangat buruk. Di momen krusial, kami kebobolan,” ujarnya usai pertandingan.
Parreira menegaskan bahwa Madura United datang dengan ambisi meraih tiga poin di kandang. Namun, dua gol cepat Persib di babak pertama membuat permainan tuan rumah tidak berkembang.
“Kami tahu tim mereka berkualitas, tapi kami bersiap dengan rencana kami untuk bersaing. Kami tidak datang untuk bertahan. Tapi sayangnya, kami kebobolan ketika kami justru sedang bermain baik,” tambah pelatih asal Brasil itu.
Balotelli, pencetak gol bagi Madura United, turut mengakui bahwa timnya tidak memulai pertandingan dengan ritme yang tepat. Meski merasa sudah menjalani pekan latihan yang bagus, permainan Madura United tidak mengalir seperti yang diharapkan.
“Saya pikir kami punya pekan yang baik, latihan yang bagus. Tapi kami memulai dengan kurang baik di lapangan hari ini. Saya pikir kami akan tetap bekerja untuk pertandingan selanjutnya untuk mendapatkan tiga poin,” kata eks penyerang PSM Makassar tersebut.
Kekalahan ini membuat Madura United mencatat dua hasil negatif beruntun setelah sebelumnya takluk 1-0 di markas Borneo FC Samarinda. Mereka kini dituntut bangkit agar tetap kompetitif di papan tengah klasemen.
Sumber : ileague.id


