Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Menkomdigi Meutya Hafid: Media Nasional Harus Tangguh Hadapi Disrupsi Digital
Berita Unggulan

Menkomdigi Meutya Hafid: Media Nasional Harus Tangguh Hadapi Disrupsi Digital

KilasInformasiBy KilasInformasiJuni 11, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Meutya Hafid: Media nasional harus jaga kredibilitas dan jadi mitra strategis pemerintah demi ruang digital yang sehat dan bebas hoaks. Foto: Komdigi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengingatkan pentingnya kredibilitas media nasional di tengah gempuran disrupsi digital. Media yang menjaga etika jurnalistik tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang digital yang sehat dan bebas hoaks.

Kilasinformasi.com, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyerukan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan media nasional untuk menjaga kredibilitas serta kesehatan ruang digital Indonesia.

Foto: Komdigi

Hal tersebut disampaikannya dalam Bisnis Indonesia Forum bertajuk “4 Dekade Bisnis Indonesia: Mengawal Perjalanan Ekonomi Bangsa dari Masa ke Masa” yang digelar di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga, Kilasinformasi: Pemblokiran Sementara Internet Archive: Kemkomdigi Tegaskan Demi Lindungi Publik dari Konten Berbahaya

“Media yang menjaga etika jurnalistik, kredibel, dan berkelanjutan adalah mitra strategis pemerintah. Kita butuh media yang terus menyuarakan kebenaran di tengah gempuran informasi,” ujar Meutya Hafid.

Menurutnya, saat ini industri media nasional tengah menghadapi tiga tantangan besar:

  1. Persaingan dengan platform digital global,

  2. Fragmentasi audiens yang menghendaki konten personal,

  3. Peralihan konsumsi ke konten audio-visual.

Dari tantangan tersebut, muncul lima tren besar yang perlu direspons media: personalisasi konten, diversifikasi monetisasi, dominasi video dan audio, penggunaan data intensif, serta kebutuhan akan kualitas dan kredibilitas sebagai fondasi utama.

Meski menghadapi tekanan, Meutya optimistis media nasional tetap relevan. Data menunjukkan total belanja iklan di media Indonesia mencapai USD 744 juta pada kuartal I 2024—sebuah indikasi kepercayaan yang terus terjaga dari sektor bisnis.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Komdigi menjalankan tiga agenda utama untuk memperkuat ekosistem media:

  • Literasi digital menyeluruh,

  • Etika dan tata kelola teknologi,

  • Peningkatan kapasitas SDM media.

“Kami ingin menciptakan ruang digital yang aman dan sehat. Ketika orang terbiasa mendapat informasi dari media kredibel, maka hoaks dan konten negatif bisa ditekan,” tegasnya.

Foto: Komdigi

Meutya juga menyinggung Publisher Rights sebagai langkah konkret pemerintah dalam mendukung keberlanjutan media di tengah tantangan digital. Ia mengajak seluruh pelaku industri untuk menjadikan momentum 40 tahun Bisnis Indonesia sebagai titik temu dan titik tumbuh baru bagi media nasional.

“Media harus terus menjadi simpul suara rakyat, penggerak semangat kebangsaan, serta jembatan kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Komdigi

#AntiHoaks #EtikaJurnalistik #IndustriMedia #Komdigi #LiterasiDigital #MediaNasional #MeutyaHafid #PublisherRights #RuangDigital #TransformasiDigital
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.