Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Meriah! Festival Kota Lama Semarang 2025 Jadi Panggung Warisan Budaya dan Kreativitas
Berita Unggulan

Meriah! Festival Kota Lama Semarang 2025 Jadi Panggung Warisan Budaya dan Kreativitas

KilasInformasiBy KilasInformasiSeptember 11, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Festival Kota Lama Semarang 2025 hadirkan musik Jawa dan orkestra dunia. Sajikan budaya, kuliner, dan pameran unik dengan tema Color of Unity. Foto: Humas Kota Semarang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kota Lama Semarang kembali hidup dengan warna-warni budaya. Festival tahunan yang mengusung tema Color of Unity ini menyatukan musik Jawa dan orkestra internasional, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan pengunjung.

Kilasinformasi.com, Semarang — Festival Kota Lama (FKL) Semarang 2025 resmi dibuka dengan penuh kemeriahan di Laroka Theater, Senin (8/9) malam. Ribuan warga lokal hingga wisatawan luar kota memenuhi kawasan bersejarah itu untuk menikmati paduan musik Jawa dengan sentuhan internasional.

Salah satu pengunjung asal Bandung, Rara, mengaku terkesan dengan konsep festival yang menggabungkan seni kelas dunia dengan nuansa heritage Semarang. “Bagus banget performanya. Tapi mungkin bisa ditambahkan kursi dan papan penunjuk arah parkir supaya lebih nyaman,” ujarnya. Meski harus menempuh perjalanan jauh, Rara menilai pengalaman di Kota Lama sangat sepadan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa FKL tahun ke-14 ini bukan sekadar pesta seni, melainkan simbol kebersamaan. “Kota Lama adalah cermin masa lalu sekaligus kanvas masa depan. Tradisi dan inovasi berpadu di sini, menjadikannya warisan budaya dunia,” kata Agustina.

Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan heritage agar makin memikat wisatawan. “Kita akan hubungkan Kota Lama dengan Pecinan, Kampung Melayu, Masjid Kauman, hingga Kampung Jawa lama. Harapannya, pengunjung betah berlama-lama di Semarang,” tambahnya.

Festival yang berlangsung 6–14 September ini menampilkan berbagai agenda, mulai dari Kuliner Nostalgia Pasar Sentiling di Metro Point, Jazz Kota Lama di Laroka Theater, hingga Wayang on the Street di depan Gedung Marsudirini. Pameran budaya juga hadir, seperti Pikat Wastra Nusantara dan Royal Hanbok Exhibition di Gedung Oudetrap.

Pembukaan festival turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI, pejabat daerah, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, hingga komunitas seni. Penampilan orkestra pelajar Kota Semarang di bawah arahan conductor Johny Rahaket semakin menambah megah suasana.

Agustina mengapresiasi kemandirian festival yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak. “Luar biasa, tahun ini bahkan menghadirkan orkestra dari Belanda dengan sentuhan musik Jawa. Festival ini diharapkan menjadi momentum penggerak ekonomi kreatif dan membuka peluang baru bagi seniman, UMKM, hingga pemandu wisata,” tutupnya.

Dengan tema Color of Unity, Festival Kota Lama 2025 bukan hanya perayaan budaya, melainkan ajakan untuk menjaga warisan kota bersama, sambil menghadirkan energi positif bagi Semarang dan Indonesia.

#BudayaNusantara #ColorOfUnity #EventSemarang #FestivalKotaLama #FestivalSemarang #HeritageSemarang #KotaLamaSemarang #UMKMSemarang #WisataBudaya #WisataSemarang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.