Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Februari 1
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Ngopi Antikorupsi di Sleman: Saat Obrolan Jadi Gerakan Melawan Korupsi
Daerah

Ngopi Antikorupsi di Sleman: Saat Obrolan Jadi Gerakan Melawan Korupsi

KilasInformasiBy KilasInformasiApril 23, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KPK dan Pemkab Sleman kolaborasi gelar talkshow "Ngopi" untuk edukasi antikorupsi, libatkan tokoh masyarakat dan adat dalam pencegahan korupsi. foto: Humas Kab Sleman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Sleman, – Dalam upaya memperkuat budaya antikorupsi dari akar rumput hingga ke jajaran birokrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar talkshow bertajuk Ngopi atau Ngobrol Antikorupsi Tadi siang, Rabu (23/4). Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Sleman, dan menyasar berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga organisasi sosial.

Mengusung tema “Peran Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Organisasi Masyarakat dalam Mewujudkan Kabupaten Sleman Bebas dari Korupsi,” acara ini bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya integritas dan akuntabilitas publik di tingkat lokal.

Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, hadir sebagai narasumber utama, bersama Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, yang mewakili Bupati Sleman. Keduanya memberikan pandangan strategis mengenai peran masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga, Kilasinformasi: Sleman Rayakan HUT TAGANA ke-21 DIY

Susmiarto menekankan bahwa gerakan melawan korupsi tidak hanya bisa dilakukan melalui regulasi atau pengawasan, tetapi juga perlu tumbuh dari budaya dan kesadaran kolektif masyarakat. Menurutnya, pendidikan antikorupsi harus dilakukan secara terus-menerus dan terstruktur, mulai dari lingkup terkecil di keluarga hingga organisasi sosial.

“Pemkab Sleman mendukung penuh gerakan nasional pemberantasan korupsi, tidak hanya dari sisi struktural tapi juga secara kultural,” ujarnya.

Pernyataan itu diperkuat dengan capaian Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemkab Sleman pada tahun 2024 yang mencapai 97,38%. Angka ini menempatkan Sleman di peringkat 14 nasional dan tertinggi di DIY, menunjukkan komitmen nyata dalam tata kelola pemerintahan yang bersih.

. Foto: Humas pemkab Sleman

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sipil menjadi pilar utama dalam memerangi korupsi. Ia mengingatkan bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merusak tatanan kehidupan secara menyeluruh, sehingga upaya pencegahannya tidak bisa diserahkan hanya pada lembaga tertentu.

“Integritas itu harus ditanamkan sejak dini, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Edukasi seperti ini adalah langkah penting untuk membangun fondasi antikorupsi yang kuat,” tegasnya.

Kegiatan Ngopi ini bukan sekadar dialog formal, melainkan sarana membangun komunikasi dua arah yang lebih cair dan membumi, terutama dengan pihak-pihak yang memiliki pengaruh sosial seperti tokoh adat dan masyarakat. KPK melihat peran mereka sangat strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai integritas dan kejujuran di tengah masyarakat. (Ari Gan)

Antikorupsi budaya antikorupsi integritas birokrasi KPK RI MCP Sleman Pemkab Sleman Pencegahan Korupsi talkshow Ngopi tokoh adat tokoh masyarakat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026

UGM dan Kejati DIY Gelar Suluh Praja di Desa, Fokus Literasi Hukum Warga

Januari 28, 2026
Berita Terbaru

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026 Berita Unggulan

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.