Palangka Raya,kilasinformasi.com — Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) dan naik kelas dari kategori Kota Inovatif menjadi Kota Sangat Inovatif pada 2026. Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Sabirin Muhtar, saat menutup Lomba Inovasi Daerah tingkat kota di Aula Peteng Karuhei II, Selasa (2/12/2025).
Sabirin menjelaskan bahwa inovasi kini menjadi kebutuhan utama bagi pemerintah daerah, bukan hanya untuk memperbaiki efektivitas dan efisiensi kerja, tetapi juga agar mampu merespons dinamika global yang terus berkembang. Ia menegaskan bahwa semua kegiatan inovasi daerah diarahkan untuk memperkuat nilai IID Palangka Raya.
Pada 2025, Kota Palangka Raya mengikuti Innovative Government Award (IGA) yang digelar Kementerian Dalam Negeri dengan mengajukan 14 inovasi melalui aplikasi IID. Hasil penilaian mandiri menunjukkan skor 59,84, yang menempatkan Palangka Raya pada kategori Kota Inovatif.
“Perolehan ini cukup baik, tetapi kita tidak boleh berhenti di sini. Kita targetkan pada 2026 Palangka Raya masuk kategori Kota Sangat Inovatif,” ujar Sabirin.
Untuk mencapai target tersebut, ia meminta seluruh inovasi yang ikut dalam Lomba Inovasi Daerah segera melengkapi dokumen pendukung agar tingkat kematangannya meningkat. Ia juga menekankan bahwa inovasi harus menjadi budaya kerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Inovasi jangan hanya berhenti pada lomba, tetapi harus terus berkembang dan melahirkan terobosan baru demi meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan,” tambahnya.
Pemkot berharap penguatan budaya inovasi ini dapat menciptakan layanan yang semakin responsif, efisien, dan adaptif, sehingga mampu mendorong kemajuan berbagai sektor strategis di Kota Palangka Raya.
Sumber : Infopublik


