Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, Februari 1
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Pemkab Batang Dorong Pertanian Terpadu Demi Kesejahteraan Petani
Daerah

Pemkab Batang Dorong Pertanian Terpadu Demi Kesejahteraan Petani

KilasInformasiBy KilasInformasiMei 23, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Pemkab Batang dorong pertanian terpadu di Gringsing sebagai solusi inovatif tingkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Fokus pada efisiensi dan ekosistem berkelanjutan. Foto: Humas Kab Batang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Batang – kilasinformasi.com Upaya Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan integrative farming atau pertanian terpadu, fokus pada peningkatan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau lahan pertanian yang memasuki musim tanam padi di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (23/5/2025).

“Hari ini meninjau lahan pertanian berupa tanaman padi yang akan memasuki musim tanam dan sekaligus memberikan bantuan alat pertanian sebesar Rp1,6 miliar. Melihat potensi di Kecamatan Gringsing luasan lahan ada 1.850 hektar dengan produktivitas rata-rata 5.3 ton per hektar,” jelasnya.

Baca Juga, Kilasinformasi: Tinjau PLTM Kambangan, Bupati Batang Dukung Tumbuhnya Energi Berkelanjutan

Hal ini dapat berpotensi diterapkannya integrative farming. Untuk pilot project sendiri sekarang memang masih ada satu di daerah Celapar.

“Lahan yang dapat digunakan integrative farming mulai pertanian pangan, holtikultura, perkebunan dan ke depannya semakin banyak kebutuhan susu sapi yang diminta oleh masyarakat. Hasil kotoran sapi bisa juga langsung diarahkan untuk pupuk organik ke tanaman,” terangnya.

Penerapan pertanian terpadu pada dasarnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang ada sehingga, terjadi hubungan timbal balik secara langsung antara lingkungan dalam ekosistem lahan pertanian.

Faiz menyebutkan, terkait dengan penjualannya akan dijadikan satu bandeling proposal tentang tawaran produk ke pasar-pasar modern. Sehingga semuanya akan menjadi mudah dalam pemasarannya.

Foto: Humas Kab Batang

Ia juga menyampaikan bahwa, kendala pertanian di Kecamatan Gringsing yakni saluran irigasi sekunder dan tersier kurang berfungsi, karena penumpukan sedimentasi, sehingga perlunya normalisasi.

“Ternyata pihak DPUPR Kabupaten Batang sudah melakukannya sejak 2 minggu yang lalu dan akan terus dilakukan normalisasi supaya lancer,” ujar dia.

Faiz berharap, petani di Kecamatan Gringsing mengelola lahan pertanian dengan baik agar dapat meningkatkan hasil pertanian supaya dapat swasembada beras dapat terwujud. (AS Saeful Husna Kabiro Batang)

Bupati Batang inovasi pertanian integrative farming Irigasi Pertanian Kesejahteraan Petani pertanian Batang pertanian terpadu petani Gringsing
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026

UGM dan Kejati DIY Gelar Suluh Praja di Desa, Fokus Literasi Hukum Warga

Januari 28, 2026
Berita Terbaru

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026 Berita Unggulan

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.