Sumenep, kilasinformasi— Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola kinerja secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Penghargaan SAKIP tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar di Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/12/2025). Penilaian SAKIP menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap program pemerintah daerah berjalan terukur serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“OPD menerapkan SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” tegas Achmad Fauzi.
Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu menunjukkan kinerja dengan indikator yang jelas, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, SAKIP tidak hanya berhenti pada laporan kinerja, tetapi menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan dan evaluasi pembangunan daerah.
Bupati menambahkan, seluruh program dan kegiatan OPD harus dirancang dengan target yang terukur, berorientasi pada outcome, serta memberikan dampak nyata atau impact bagi kesejahteraan masyarakat, selaras dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Sumenep.
“Kami menekankan komitmen pimpinan dan seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sumenep memberikan piagam penghargaan SAKIP terbaik kepada tiga OPD, yakni Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Inspektorat. Selain piagam, ketiganya juga menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja.
Sekretariat Daerah memperoleh uang pembinaan sebesar Rp15 juta, Bappeda Rp10 juta, dan Inspektorat Rp5 juta. Pemberian penghargaan ini diharapkan mampu memacu semangat seluruh OPD untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan akuntabilitas program.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong terbangunnya budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil agar tujuan pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui penguatan SAKIP, Pemkab Sumenep menegaskan komitmennya dalam menghadirkan birokrasi yang adaptif, bertanggung jawab, dan fokus pada pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
(Yasik/Fer)
Sumber : Info Publik


