Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Pemulihan Sumatera Utara Dipercepat, BNPB Fokus Bangun Huntap, Huntara, dan Infrastruktur Terdampak Bencana
Berita Unggulan

Pemulihan Sumatera Utara Dipercepat, BNPB Fokus Bangun Huntap, Huntara, dan Infrastruktur Terdampak Bencana

KilasInformasiBy KilasInformasiDesember 21, 202503 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
BNPB mempercepat pemulihan Sumatera Utara dengan pembangunan huntap, huntara, dan infrastruktur bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, kilasinformasi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendorong percepatan pemulihan wilayah Sumatera Utara pascabencana hidrometeorologi dengan meningkatkan pembangunan hunian tetap (huntap), hunian sementara (huntara), serta perbaikan infrastruktur di daerah terdampak, khususnya Kabupaten Tapanuli Utara.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan terarah, terukur, serta berpihak pada keselamatan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat. BNPB saat ini menitikberatkan penguatan data dan administrasi melalui proses verifikasi dan validasi calon penerima bantuan huntap agar pembangunan tepat sasaran dan dapat segera direalisasikan setelah masa tanggap darurat berakhir.

Selain penguatan data, BNPB juga memantau langsung progres pembangunan huntara dan kesiapan lokasi huntap, termasuk peninjauan rumah contoh di Desa Sibalanga. Rumah contoh tersebut disiapkan sebagai acuan teknis pembangunan hunian yang aman, layak huni, dan tahan terhadap risiko bencana, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait standar bangunan yang akan diterapkan.

Pendampingan juga dilakukan melalui sosialisasi langsung kepada calon penerima bantuan huntap dan huntara di Kantor Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme bantuan, tahapan pembangunan, serta peran aktif masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.

Dalam rencana jangka panjang, pemerintah telah memetakan kebutuhan penanganan terhadap 5.974 unit rumah rusak berat. Sementara itu, pembangunan 2.524 unit huntara kini memasuki tahap identifikasi lahan di sejumlah wilayah, termasuk Tapanuli Tengah dan Langkat. Khusus di Kabupaten Tapanuli Utara, agenda peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan hunian dijadwalkan akan dilaksanakan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Minggu (21/12).

BNPB menegaskan bahwa percepatan pembangunan huntap akan dilakukan dengan pendekatan holistik yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, keberlanjutan lingkungan, serta pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak agar kehidupan warga dapat kembali pulih secara menyeluruh.

Di sisi lain, BNPB juga terus mengintensifkan penanganan darurat banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatera Utara sebagai bagian dari respons bencana yang komprehensif. Hingga Jumat (19/12), tercatat 369 orang meninggal dunia, sementara operasi pencarian dan pertolongan difokuskan pada empat sektor utama untuk menemukan 71 orang yang masih dilaporkan hilang.

Upaya tersebut berjalan seiring dengan percepatan pemulihan infrastruktur di 12 kabupaten dan kota terdampak. Sebanyak 362 titik gangguan infrastruktur telah diidentifikasi dan ditangani secara bertahap, meskipun sejumlah jalur strategis seperti koridor Tarutung–Sibolga dan Sibolga–Batangtoru masih memerlukan penanganan intensif.

Seiring pemulihan infrastruktur, BNPB juga mempercepat distribusi bantuan logistik. Hingga Jumat (19/12), total bantuan yang disalurkan mencapai 9,69 ton, mencakup kebutuhan pangan, sanitasi, serta peralatan evakuasi. Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Sumatera Utara pun dilaporkan beroperasi penuh guna memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap optimal.

Melalui langkah terpadu tersebut, BNPB menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun kembali hunian dan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan rasa aman serta harapan baru bagi masyarakat Sumatera Utara agar dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.

Sumber : komdigi.go.id

#BencanaHidrometeorologi #Huntap #Huntara #InfrastrukturSumut #PemulihanPascabencana #PemulihanSumut #PenanggulanganBencana #TapanuliUtara BNPB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.