PSSI menggandeng Indonesia Football eLeague (IFeL) meluncurkan Indonesia Football Esports Championship (IFEC) 2025. Turnamen ini menjadi jalur resmi seleksi Timnas Esports Indonesia menuju FIFAe World Cup 2025 di Arab Saudi.
Kilasinformasi.com, JAKARTA – PSSI bekerja sama dengan Indonesia Football eLeague (IFeL) resmi meluncurkan Indonesia Football Esports Championship (IFEC) featuring eFootball sebagai ajang resmi esports sepak bola digital di Indonesia. Turnamen ini menjadi platform pembinaan sekaligus jalur seleksi resmi Timnas Esports untuk berlaga di FIFAe World Cup 2025 yang akan digelar di Arab Saudi.
IFEC mempertandingkan dua cabang, yakni eFootball Mobile dan eFootball Console, dan terbuka bagi seluruh kalangan mulai dari pemain semi-profesional, komunitas umum, hingga atlet profesional berprestasi.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari komitmen PSSI mempertahankan gelar juara dunia yang diraih Timnas Esports Indonesia pada FIFAe World Cup 2024 kategori console. Saat itu, trio Rizky Faidan, Elga Cahya, dan M Akbar Paudie berhasil mengalahkan Brasil di partai final.
Baca Juga, Kilasinformasi: Menteri UMKM Ajak Mahasiswa UI Jadi Pendobrak Ekonomi Lewat Wirausaha
“IFEC adalah turnamen resmi dari PSSI, sekaligus jalur seleksi nasional menuju FIFAe World Cup 2025. Kompetisi ini terbuka untuk semua tingkat pemain, dan diharapkan menjadi wadah pembinaan, partisipasi publik, serta ajang kompetisi profesional,” ujar Erick.
Struktur dan Jadwal IFEC 2025
Turnamen IFEC dibagi menjadi empat jalur utama:
-
Development Division – Turnamen undangan untuk 16 pemain semi-pro (mobile & console) yang digelar online.
-
Mobile: Group Stage (7–16 Agustus 2025), Knockout (22 Agustus 2025)
-
Console: Group Stage (7–16 Agustus 2025), Knockout (17 Agustus 2025)
-
-
Online Qualifiers – Turnamen terbuka untuk umum via daring.
-
Wave 1: 16–17 Agustus 2025
-
Wave 2: 23–24 Agustus 2025
-
-
Special Event – Turnamen offline terbuka (mobile & console) pada 29 Agustus 2025.
-
Wildcard – Undangan khusus untuk pemain profesional berprestasi nasional maupun internasional.
Puncak ajang ini akan dihelat pada Grand Final 30–31 Agustus 2025, mempertemukan pemain terbaik dari tiap jalur.
Peserta Development Division Mobile antara lain Adhagia, Afim, Agung Batavia, Agus Kety Kurniawan, Aljangies, Alvin Pratama, Ferry Andreansyah, Kevin Bimantara, Pandhu’ Mambo, Putra’ Forseken, Radinka Wiratama, Rifai, Syafwan, Taura, Yogattuso, dan Yudha Adi Prasetyo.
Sementara peserta Console (Coop) meliputi pasangan Abuya–Michael, Adam Adhe–Aditya, Agif–Gian, Ahim–Rafiqi, Aksha–Zaidan, Anggiat Gultom–Teguh, Bagas–Firdaus, Bayu–Malika, Chandra–David, Fauzan–Luthfi, Jeha–Rizky Adhe, Reksa–Aqshal, Rendi–Karbit, Tarzan–Indar, Widi–Aziz, dan Yaman–Rizky.
Dengan format kompetisi yang terstruktur dan peluang terbuka bagi semua level pemain, IFEC 2025 diharapkan melahirkan talenta esports baru yang siap mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Sumber: PSSI


