Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Rapat Perdana 2026, Menperin Agus Gumiwang Fokus Restarting Industri Kecil Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
Berita Unggulan

Rapat Perdana 2026, Menperin Agus Gumiwang Fokus Restarting Industri Kecil Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh

KilasInformasiBy KilasInformasiJanuari 3, 202603 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Menperin Agus Gumiwang pimpin rapat perdana 2026, bahas program restarting industri kecil terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. foto: Dok Kemenperin
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat perdana Kementerian Perindustrian pada awal tahun 2026 dengan agenda utama membahas program restarting industri kecil pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh pada akhir 2025. Rapat tersebut digelar di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Menperin menegaskan, bencana alam yang terjadi tidak hanya berdampak pada masyarakat dan infrastruktur, tetapi juga menekan aktivitas sektor industri, khususnya industri kecil dan menengah (IKM). Berdasarkan data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), di Sumatera Utara tercatat terdapat 3.520 industri kecil, 115 industri menengah, dan 490 industri besar.

Sementara itu, Sumatera Barat memiliki 3.464 industri kecil, 17 industri menengah, dan 78 industri besar. Di Aceh, jumlah industri yang tercatat mencapai 1.954 industri kecil, 7 industri menengah, dan 46 industri besar.

“Berdasarkan laporan hingga 30 Desember 2025, dampak paling besar terjadi di Aceh dengan 1.647 industri terdampak, disusul Sumatera Barat sebanyak 367 industri, dan Sumatera Utara 52 industri,” ujar Agus Gumiwang.

Selain IKM, dampak bencana juga dirasakan oleh sektor industri agro, ILMATE (Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika), serta industri kimia, farmasi, dan tekstil.

Menperin menjelaskan, gangguan utama pada sektor industri tidak semata akibat kerusakan fisik fasilitas produksi, melainkan lebih dipicu oleh terhambatnya rantai pasok dan logistik. Terputusnya akses jalan dan jembatan, gangguan distribusi BBM, serta ketidakstabilan pasokan listrik dan air membuat banyak industri harus menghentikan sementara produksi atau beroperasi jauh di bawah kapasitas normal.

“Bagi industri manufaktur yang berbasis just-in-time, gangguan pasokan bahan baku selama beberapa hari saja dapat menghentikan lini produksi dan menimbulkan kehilangan output yang signifikan,” jelasnya.

Dengan pendekatan kebijakan berbasis pangsa nilai tambah, banjir di Sumatera dan Aceh diperkirakan menahan nilai tambah manufaktur nasional sebesar Rp11–15 triliun. Nilai tersebut merupakan kehilangan atau penundaan sementara, bukan kerusakan permanen kapasitas industri nasional.

Namun dalam jangka pendek, dampak tersebut paling dirasakan oleh subsektor yang bergantung pada distribusi regional, seperti agroindustri, makanan dan minuman, kimia dasar, serta industri berbasis komoditas.

Menperin menekankan bahwa peran strategis Sumatera sebagai simpul logistik nasional menyebabkan gangguan di wilayah tersebut berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap output manufaktur nasional, termasuk di Pulau Jawa.

“Ketahanan industri nasional tidak hanya ditentukan oleh lokasi pabrik, tetapi juga oleh ketahanan infrastruktur dan sistem logistik. Bencana harus dipahami sebagai supply-side shock yang dampaknya cepat menyebar,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas pula rencana pemulihan industri kecil secara bertahap dan terukur. Pada 2025, fokus diarahkan pada koordinasi, pendataan industri terdampak, dan pemetaan kebutuhan pemulihan dengan progres awal sekitar 20 persen.

Memasuki 2026, program pemulihan dilanjutkan melalui penetapan penerima bantuan, pemberian mesin dan peralatan produksi, serta pemulihan proses usaha. Pendampingan teknis akan dilakukan melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, antara lain melalui Inpres Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PKE), RAN Pascabencana, dan Klinik UMKM Bangkit.

Bentuk intervensi meliputi bantuan mesin sederhana, starter kit usaha, penyediaan bahan baku awal, pengembangan produk kebutuhan dasar dan fast moving, pendampingan teknis, hingga fasilitasi kemitraan untuk memperluas akses pasar.

“Melalui program restarting ini, kami ingin industri kecil tidak hanya pulih, tetapi juga lebih tangguh dan berkelanjutan menghadapi risiko di masa depan,” pungkas Menperin.

sumber: Kemenperin

#AgusGumiwang #BencanaAlam #IKM #IndustriKecil #Menperin #PemulihanEkonomi #RestartingIndustri #Sumatera
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026
Berita Terbaru

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.