Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, Februari 3
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Seyegan Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2025
Berita Unggulan

Seyegan Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2025

KilasInformasiBy KilasInformasiNovember 20, 202502 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kapanewon Seyegan gelar Lokmin Percepatan Penurunan Stunting 2025 untuk perkuat kolaborasi lintas sektor dan susun strategi penanganan 2026. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sleman, Kilas Informasi — Pemerintah Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Percepatan Penurunan Stunting 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting di wilayahnya. Kegiatan berlangsung pada Rabu (19/11/2025) di Ruang Puntadewa Lantai II Kapanewon Seyegan.

Lokakarya diikuti berbagai unsur, antara lain perwakilan Puskesmas Seyegan, KUA Seyegan, pemerintah kalurahan, kader kesehatan, TP PKK, serta mitra pembangunan. Forum ini dirancang untuk menyelaraskan strategi dan memperkuat dukungan program pencegahan stunting di tingkat keluarga.

Kawat Sosial Kapanewon Seyegan, Subagyo Rahayu, menegaskan pentingnya kerja bersama dalam percepatan penurunan stunting agar intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.
“Kader kesehatan dituntut memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama terkait pencatatan dan pelaporan konvergensi stunting di wilayahnya,” ujarnya.

Kegiatan menghadirkan Bety Nur Utami, Penanggung Jawab Program Gizi Puskesmas Seyegan, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Bety memaparkan perkembangan terbaru angka stunting di Seyegan serta tantangan yang masih dihadapi, mulai dari rendahnya kesadaran gizi keluarga hingga pemerataan layanan pendampingan gizi.

Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan strategi penanganan 2026, terutama melalui intervensi spesifik dan sensitif seperti edukasi gizi, peningkatan cakupan posyandu, serta penguatan pendataan by name by address.
“Lokmin ini merupakan bagian dari enam komponen aksi 7 yang telah kita laksanakan beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Bety juga membahas lima pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021, termasuk lima kelompok sasaran utama: balita hingga 59 bulan, remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui. Ia turut menerangkan delapan aksi integrasi sebagai penjabaran aksi 7, berikut beberapa regulasi yang menjadi landasan hukum penanggulangan stunting.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti diskusi kelompok untuk merumuskan rencana aksi di masing-masing kalurahan. Setiap wilayah menyusun target penurunan stunting beserta langkah konkret seperti optimalisasi dana desa, penguatan peran kader, serta mekanisme monitoring berkelanjutan agar program berjalan terarah dan terukur.

Pemerintah Kapanewon Seyegan optimistis pendekatan kolaboratif dan terintegrasi ini akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Harapannya, upaya bersama tersebut mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan.

Sumber : Infopublik

#GiziKeluarga #InfoPublik #KapanewonSeyegan #LokminStunting #PenurunanStunting #PuskesmasSeyegan #Seyegan #StuntingSleman #TPPKK #UMSleman
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

MK Tegaskan Nikah Beda Agama Tak Diatur Negara, Uji Materi UU Perkawinan Ditolak

Februari 3, 2026

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026
Berita Terbaru

MK Tegaskan Nikah Beda Agama Tak Diatur Negara, Uji Materi UU Perkawinan Ditolak

Februari 3, 2026 Berita Unggulan

Indonesia Siap Lompat Jauh di Era AI, Keamanan Siber Jadi Tameng Utama Transformasi Digital

Februari 1, 2026 Berita Unggulan

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora, Profesional Non ASN Diberi Peluang

Januari 31, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.