Gayo Lues,kilasinformasi.com- Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues mulai menunjukkan hasil. Tim gabungan berhasil membangun jembatan sementara di Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib, Provinsi Aceh, guna memulihkan akses vital masyarakat yang sempat terputus.
Jembatan sementara tersebut dibangun secara gotong royong oleh personel Polres Gayo Lues, Polsek Rikit Gaib, serta masyarakat setempat. Pengerjaan dimulai pada Senin, 22 Desember 2025, dan rampung pada Rabu, 24 Desember 2025.
Kerusakan terjadi pada Jembatan Atu Peltak akibat terjangan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Putusnya jembatan membuat aktivitas warga lumpuh, mulai dari mobilitas harian hingga distribusi kebutuhan pokok.
Menjawab kondisi darurat itu, tim gabungan mengambil langkah cepat dengan membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara. Material yang digunakan berasal dari kayu-kayu yang terbawa arus banjir. Kayu berbagai ukuran dikumpulkan, disusun, dan dirangkai hingga membentuk pijakan jembatan yang aman untuk dilalui.
Selama proses pembangunan, kreativitas dan ketangguhan tim menjadi kunci utama. Pemanfaatan material yang tersedia di lokasi dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan pengguna jembatan.
Di sisi lain, pembangunan jembatan bailey sebagai solusi permanen terus diupayakan. Namun, proses tersebut masih menghadapi kendala akses darat untuk pengangkutan peralatan berat menuju lokasi.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, tim gabungan membuka sejumlah jalur alternatif, termasuk melalui wilayah Pining, guna mempercepat akses ke Kabupaten Gayo Lues. Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.
Sinergi antar unsur pentahelix, yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya, menjadi modal penting dalam mempercepat pemulihan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja bersama mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana.
Sumber : infopublik.id


