LANGSA, kilasinformasi.com – Solidaritas kemanusiaan dari Aceh Besar mengalir ke wilayah Pantai Timur Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengirimkan bantuan logistik darurat bagi warga di Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari percepatan penanganan bencana.
Sebanyak sekitar 200 ton bantuan diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Kuala Langsa dengan waktu tempuh sekitar 30 jam. Proses pengiriman ini mendapat dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), khususnya dalam pembiayaan armada, guna memastikan bantuan tiba tepat waktu dan aman di lokasi tujuan.
Bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan pokok dan logistik darurat, mulai dari beras, air mineral, roti, biskuit, makanan siap saji, sarung, selimut, perlengkapan wanita, pakaian pantas pakai dan pakaian baru, pakaian anak-anak, kebutuhan bayi, sabun cuci, family kit, minyak goreng, hingga kebutuhan dasar lainnya yang dibutuhkan warga terdampak bencana.
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris turut mengantarkan langsung bantuan tersebut bersama jajaran kepala dinas dan staf pemerintah daerah. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol empati dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
Meski sebelumnya Aceh Besar juga sempat terdampak bencana, hal itu tidak menyurutkan niat untuk membantu daerah lain. Semangat gotong royong dan rasa persaudaraan menjadi dasar kuat dalam gerakan kemanusiaan lintas wilayah ini. “Pada dasarnya ini soal kemanusiaan. Orang-orang di sini adalah saudara kita semua. Hati kami tergerak meskipun kami juga bagian dari masyarakat yang terdampak,” ujar Muharram Idris, Selasa (16/12).
Ia menjelaskan, setelah sekitar sepekan melakukan upaya pemulihan di wilayah Aceh Besar, pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dengan menyalurkan bantuan ke kawasan Pantai Timur Aceh yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Setibanya di Pelabuhan Kuala Langsa, seluruh bantuan dibongkar dan langsung didistribusikan ke wilayah sasaran menggunakan armada darat yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat bersama unsur terkait. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan solidaritas masyarakat Aceh tetap hidup di tengah bencana, memperkuat ikatan persaudaraan antarwilayah sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun ketangguhan dan harapan di tengah situasi darurat.
Sumber : komdigi.go.id


