Close Menu
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, Januari 31
Facebook X (Twitter) Instagram
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Kilas Informasi – AKtual,Informatif,TerpercayaKilas Informasi – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » Tugu Mangrove Kubu Raya Resmi Berdiri, Ikon Baru Daerah yang Dibangun Tanpa APBD
Berita Unggulan

Tugu Mangrove Kubu Raya Resmi Berdiri, Ikon Baru Daerah yang Dibangun Tanpa APBD

KilasInformasiBy KilasInformasiJanuari 3, 202602 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Tugu Mangrove Kubu Raya resmi berdiri di Bundaran Gaforaya. Ikon baru daerah ini dibangun tanpa APBD, hasil kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. foto: MC Kuburaya/ird
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Kubu raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meresmikan Tugu Mangrove yang berlokasi di Bundaran Gaforaya, Selasa malam (31/12/2025), bertepatan dengan momentum pergantian tahun. Kehadiran tugu ini menjadi ruang publik baru sekaligus penegasan identitas Kabupaten Kubu Raya sebagai wilayah pesisir yang kuat dan berdaya.

Tugu Mangrove memiliki tinggi 20,7 meter, merepresentasikan tahun berdirinya Kabupaten Kubu Raya pada 2007. Secara visual, desain tugu memadukan unsur hutan mangrove dengan lingkaran tunas buah kelapa, yang dimaknai sebagai simbol kemakmuran dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Mangrove dipilih bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai benteng alami pesisir dari abrasi, mangrove juga mencerminkan kekokohan dan keteguhan arah pembangunan daerah. Filosofi tersebut sejalan dengan komitmen kepemimpinan daerah untuk terus mengabdi kepada kepentingan publik.

“Satu jengkal pun saya tidak akan mundur untuk kepentingan bangsa dan negara. Dan sedetik pun, saya dan Pak Sukiryanto tidak akan menyerah,” tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam sambutannya.

Makna simbolik tugu diperkuat dengan tujuh ornamen benteng yang melambangkan bulan Juli, serta 17 kotak taman sebagai simbol tanggal 17 Juli, hari jadi Kabupaten Kubu Raya.

Yang menarik, pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Mangrove dilakukan tanpa menggunakan dana APBD. Seluruh anggaran sebesar Rp4,8 miliar berasal dari kontribusi dunia usaha, termasuk perusahaan perkebunan serta pelaku usaha di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Arteri Supadio.

Selain peresmian tugu, Pemkab Kubu Raya juga menggelar penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatra, yang dirangkai dengan Doa Lintas Agama. Dari kegiatan tersebut, berhasil dihimpun dana sebesar Rp510.413.700.

Sebagian besar dana telah disalurkan ke wilayah terdampak bencana, sementara sisanya dialokasikan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kubu Raya, sesuai aspirasi warga.

“Apa yang menjadi keinginan rakyat, itulah yang akan kita ikuti,” ujar Bupati Sujiwo.

Dukungan juga datang dari kalangan dunia usaha. Ali Burhan, pengusaha lokal dari PT Duta Mix, menyebut Tugu Mangrove sebagai simbol keterikatan antara pemimpin dan masyarakat dalam membangun daerah.

“Tugu ini adalah ikatan. Ada kritik di dalamnya, tapi kritik yang lahir dari kasih dan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Eta, warga Sungai Rengas, menilai kehadiran Tugu Mangrove memberi wajah baru bagi Kubu Raya dan berpotensi menjadi daya tarik pengunjung.

“Tugu ini bisa jadi ikon baru Kubu Raya. Semoga daerah kita makin dikenal dan berkembang,” ujarnya.

Baik masyarakat maupun pelaku usaha sepakat, Tugu Mangrove bukan sekadar monumen, melainkan simbol kolaborasi, kepedulian, dan semangat bersama membangun Kubu Raya dari pusat kotanya.

sumber: Infopublik.id

#BundaranGaforaya #IkonKubuRaya #InfoKubuRaya #KolaborasiUsaha #KubuRaya #PembangunanDaerah #RuangPublik #TanpaAPBD #TuguMangrove
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
KilasInformasi
  • Website

Berita Terkait

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026
Berita Terbaru

TPS Karangsaru Resmi Ditutup, Pemkot Semarang Alihkan Fungsi Jadi Taman Lingkungan

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Wamenag Tegaskan Sila Pertama Pancasila Harus Menjiwai Seluruh Tugas ASN Kemenag

Januari 30, 2026 Berita Unggulan

Tanah Kas Desa, Lingkungan, dan Koperasi: Tiga Isu Krusial yang Menentukan Masa Depan Kalurahan

Januari 29, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 Kilas Informasi - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.