Usianya baru 8 tahun, tapi semangat dan prestasinya tak bisa diremehkan. Valdesi Salman Arofik, siswa kelas 2 SD dari Demak, kini membawa nama Jawa Tengah di ajang olahraga nasional bergengsi.
Kilasinformasi.com, Mataram – Sosok mungil Valdesi Salman Arofik mencuri perhatian dalam gelaran Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII NTB 2025. Di usianya yang baru menginjak 8 tahun, ia menjadi pegiat termuda dari kontingen Kabupaten Demak yang mewakili Jawa Tengah.
Siswa kelas 2 SD Negeri 2 Demak ini aktif sebagai pegiat di Yayasan Pendidikan Olahraga Karate (YPOK). Dalam ajang Fornas yang digelar di Mataram, Valdesi bertanding di kelas kata perorangan dan senjata toya, dua kategori yang menuntut teknik, fokus, dan ketenangan luar biasa.
Baca Juga, Kilasinformasi: Delegasi Desainer Prancis Eksplorasi Budaya Jawa, Siap Gaet Kolaborasi Mode Lokal
Pelatihnya, Sumartono, mengungkapkan bahwa Valdesi telah berlatih serius selama lebih dari satu tahun. “Pada 2024 lalu, Valdesi berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Jawa Tengah di ajang Forda Banyumas, Purwokerto,” ujarnya, Sabtu (26/7/2025).
Tak hanya Valdesi, YPOK Demak juga mengirimkan Rifki Ulil Azmi, siswa kelas 3 SMP, yang berlaga di kelas kata beregu, senjata toya, dan kata perorangan. Rifki adalah juara pertama dan ketiga pada Fornas 2023 di Bandung.
Sumartono berharap makin banyak anak-anak bergabung di YPOK Demak. “Karate bukan hanya olahraga, tapi juga jalan meraih prestasi. Kami latihan di Yayasan Fatihatus, Desa Tempuran, Kecamatan Demak Kota,” katanya.
Partisipasi Valdesi dan Rifki di ajang Fornas menjadi bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk mengukir prestasi nasional. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat, latihan disiplin, dan dukungan penuh, anak-anak daerah mampu bersinar di panggung nasional.
Sumber: Infopublik.id


