Kemandirian pangan nyata di Balai Agung, Musi Banyuasin. Warga memanen cabai hasil tanam sendiri di pekarangan, membuktikan gerakan Sumsel Mandiri Pangan bukan sekadar wacana.
Kilasinformasi.com, Sekayu – Semangat kemandirian pangan tumbuh subur di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Menyapa Lingkungan Desa (G-SMP Menjala), masyarakat Kelurahan Balai Agung berhasil panen cabai bersama, Jumat (3/10/2025), memanfaatkan lahan pekarangan di kawasan padat penduduk.
Panen digelar di Komplek GMP RT 21 RW 06 Lingkungan II Balai Agung dan dihadiri Ketua TP PKK Muba Hj. Fatimah Toha, Camat Sekayu Edi Heryanto, Lurah Balai Agung Musmulyadi, serta perwakilan OPD terkait. Para ibu dari Dasawisma Anggur GMP Balai Agung memanen cabai rawit hasil tanam sendiri, dengan total 6 kilogram.
“Alhamdulillah, hasil panen hari ini cukup menggembirakan. Ke depan kegiatan ini harus semakin baik dengan sinergi para ibu. Semoga memotivasi dasawisma lain di Muba,” ujar Fatimah Toha.
Camat Sekayu Edi Heryanto menekankan pentingnya keberlanjutan GSMP agar manfaatnya dirasakan masyarakat secara langsung. Sebelumnya, program ini juga sukses melalui panen bawang merah. “Selain membantu ekonomi keluarga, hasil panen bisa dimanfaatkan bersama warga sekitar,” jelasnya.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Mila Kurnia menambahkan keberhasilan panen tidak lepas dari dukungan aktif pemerintah kelurahan dan kekompakan anggota dasawisma. Meski sempat ada kendala penyakit tanaman, langkah pencegahan cepat membuat lahan tetap produktif.
Ketua Dasawisma Anggur, Eliah, menyampaikan rasa syukur atas bimbingan yang diterima. “Kami para ibu merasa lebih berdaya. Selain menanam untuk kebutuhan sendiri, kami belajar mengelola pekarangan agar produktif,” ujarnya.
Lurah Balai Agung Musmulyadi menegaskan bahwa dukungan kelurahan berupa media tanam, tanah, dan pupuk menjadi langkah nyata mendorong kemandirian pangan warga.
“Tujuan utama penanaman ini bukan lomba, tapi agar masyarakat memanfaatkan lahan secara optimal. Inilah makna sejati kemandirian pangan,” kata Musmulyadi.
Anggota TP PKK Muba Heryana menambahkan, kegiatan ini memperkuat solidaritas sosial di tingkat dasawisma sekaligus fondasi ketahanan pangan rumah tangga.
Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang digagas Pemprov Sumatera Selatan terus digerakkan di berbagai wilayah, bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk menanam, memanen, dan memanfaatkan hasil sendiri. Fatimah Toha menutup, “Gerakan ini mengubah paradigma dari pembeli menjadi penghasil, langkah konkret menuju Sumsel mandiri pangan.”
sumber: Infopublik.id


